Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meyakini, gelaran Sail Tidore 2022 mampu menjadi upaya untuk mengembalikan gairah pariwisata di Indonesia. Khususnya dalam pengembangan potensi bahari tanah air.
"Sail Tidore menjadi kesempatan kita untuk rebranding wisata bahari nusantara di mata dunia, kita harus optimis Sail Tidore mampu berkontribusi untuk membantu proses pemulihan industri pariwisata dalam negeri," kata Luhut di Jakarta, Selasa (11/10).
Untuk itu, dia meminta setiap pihak untuk bekerja sama guna mencapai kesuksesan dari Sail Tidore 2022. Dia meminta pemerintah daerah bisa melakukan persiapan acara secara profesional.
Di sisi lain, gelaran ini juga diharapkan mampu menggenjot tingkat keterlibatan UMKM. Termasuk juga bisa melibatkan dana corporate social responsibilities (CSR) sebagai pendorong promosi pariwisata.
"Kepada Gubernur dan walikota agar melanjutkan untuk merawat fasilitas yang telah dibangun pemerintah pusat, kita membangun dengan uang rakyat, jangan dibiarkan rusak, jaga dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan hal nyata bahwa pemerintah mampu merawat ini," imbuhnya.
Gelaran yang merupakan perkumpulan kapal-kapal layar berskala internasional ini mengangkat tema 'Sail Tidore 2022: Kota Warisan Dunia, Perekat Bangsa-Bangsa'. Menurutnya, Tidore punya sejarah kejayaan rempah-rempah dalam perdagangan tanah air.
"Tema ini mengangkat pesan kekuatan Tidore sebagai salah satu kota di provinsi Maluku Utara yang memiliki latar sejarah kejayaan rempah dan perdagangan Nusantara, tempat pertemuan berbagai bangsa, serta kental dengan sejarah perjuangan Indonesia," ujarnya.
Reporter: Arief Rahman H.
Sumber: Liputan6.com