Protes Harga Kedelai Mahal, Perajin Tempe di Depok Mogok Produksi & Gelar Unjuk Rasa

Kenaikan harga kacang kedelai impor semakin menambah tekanan ekonomi bagi para perajin tempe dan tahu yang selama ini sudah kesulitan karena pandemi.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Protes Harga Kedelai Mahal, Perajin Tempe di Depok Mogok Produksi & Gelar Unjuk Rasa
Perajin tempe. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Harga kacang kedelai impor terus meroket beberapa pekan terakhir. Harga kedelai naik dari yang semula hanya sekitar Rp8.000 per kilogram menjadi Rp11.240 per kilogram. Kondisi ini membuat para perajin tahu dan tempe menjerit karena sudah tak mampu lagi bertahan dan terancam gulung tikar.

Kenaikan harga kacang kedelai impor semakin menambah tekanan ekonomi bagi para perajin tempe dan tahu yang selama ini sudah kesulitan karena pandemi.

Menyikapi kondisi ini, seluruh perajin tempe tahu di seluruh Indonesia, para perajin tahu tempe yang tergabung dalam Payuban Dadi Rukun mogok produksi selama 3 hari. Selain mogok produksi, para perajin tempe di wilayah Depok dan sekitarnya ini juga menggelar aksi unjuk rasa dalam bentuk aksi teatrikal.

"Mogok produksi kami lakukan karena para perajin tahu dan tempe sudah tidak bisa jualan karena harga bahan baku naik tajam," ujar Ketua Umum Paguyuban Dadi Rukun, Rasjani di sela-sela aksi yang digelar di Depok, Senin (21/2).

Tumpuk Alat Produksi

Para perajin tempe di Depok ini menumpuk drum dan kerei di lapangan di dekat sentra produksi tempe di wilayah Depok. Drum dan kerei merupakan alat produksi pembuatan tempe. Drum biasa dipakai untuk merebus kedelai. Sementara ‘kerei’ digunakan untuk menyusun tempe.

"Kami sengaja menumpuk drum dan kerei di lapangan sebagai bentuk protes atas kenaikan harga kedelai yang membuat kami tidak bisa produksi," ujar Rasjani.

Rasjani menegaskan, para perajin tempe meminta pemerintah turun tangan untuk mengendalikan harga kacang kedelai impor. Pemerintah tak bisa lagi tutup mata dengan nasib mereka. Mereka juga mendesak importir dan distributor kedelai impor tak seenaknya menaikkan harga.

Aksi unjuk rasa ini diikuti oleh sekitar seratus perajin tempe dari berbagai wilayah di Depok dan sekitarnya. Selain menumpuk peralatan produksi, mereka juga membentangkan berbagai spanduk berisi protes atas kenaikan harga kacang kedelai.

Rekomendasi