Targetkan 1,8 Juta Debitur, Penyaluran Kredit Ultra Mikro PIP Telah Capai 1,46 Juta

Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan menargetkan pembiayaan ultra mikro atau UMi pada tahun 2021 ini menjangkau sebanyak 1,8 juta debitur. Hingga September 2021, realisasi penyaluran pembiayaan Umi telah menjangkau 1,48 juta debitur.

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
Targetkan 1,8 Juta Debitur, Penyaluran Kredit Ultra Mikro PIP Telah Capai 1,46 Juta
Seniman Pengrajin Patung Dewa Hindu di Mumbai. ©2021 AFP/Punit Paranjpe

Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan menargetkan pembiayaan ultra mikro atau UMi pada tahun 2021 ini menjangkau sebanyak 1,8 juta debitur. Hingga September 2021, realisasi penyaluran pembiayaan Umi telah menjangkau 1,48 juta debitur.

"Jumlah ini lebih dari 80 persen," ujar Direktur Utama PPI, Ririn Kadariyah, dalam acara Exclusive Interview Wadah Usaha UMi, Rabu (6/10).

Oleh karena itu, dia optimis, target PPI atas pembiayaan UMi kepada 1,8 juta debitur di tahun ini bisa dipenuhi. Menyusul, program pembiayaan UMi telah menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.

"Penyaluran kita sudah melayani 34 provinsi dan 498 kabupaten/kota. Jadi, Mudah-mudahan sampai akhir tahun 2021 target bisa dicapai atau bahkan terlampaui," terangnya.

PIP Beri Pendampingan Naikkan Kelas Pengusaha Ultra Mikro Ternate

Sebelumnya, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan membentuk Wadah Usaha Ultra Mikro (UMi) di Ternate, Maluku Utara. Wadah Usaha UMi adalah sarana promosi dan edukasi manajemen bagi pelaku usaha ultra mikro di Ternate agar bisa naik kelas menjadi pengusaha UMKM.

Direktur Utama PIP, Ririn Kadariyah menyatakan, Wadah Usaha UMi adalah bagian dari kampanye Bersama Sahabat–UMi Bangkit yang bertujuan memperkuat Ekosistem UMi di Jawa dan Maluku Utara sebagai percontohan untuk daerah lain di Indonesia.

Ririn menambahkan, PIP melalui Kanwil Perbendaharaan Maluku Utara dalam Wadah UMi menyediakan 14 lapak bagi para pelaku usaha ultra mikro untuk menjalankan usaha mereka, serta memberikan pelatihan dan bimbingan yang dirasa perlu untuk membantu mereka mengembangkan usahanya.

"Di Wadah Usaha UMi ini para pelaku usaha ultra mikro di Maluku Utara, khususnya di kota Ternate, mendapatkan kesempatan untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis mereka. Selain memberikan tempat, kami juga memberikan berbagai pelatihan untuk menunjang operasional dan mendukung perkembangan usaha mereka, termasuk pinjaman untuk modal usaha mereka," terang Ririn Kadariyah dalam acara Exclusive Interview Wadah Usaha UMi, Rabu (6/10).

Beberapa pelatihan yang akan diberikan kepada 10 pelapak di Wadah Usaha UMi antara lain pelatihan terkait brand, produk, manajemen, pinjaman, dan pemasaran. Mereka juga diberikan pelatihan terkait sosial media dan pemasaran melalui marketplace pemerintah 'Milik Ternate'. Mengingat, pemanfaatan teknologi digital di era sekarang menjadi sebuah keharusan, termasuk di industri ultra mikro.

"Kami berharap pendampingan, pelatihan, dan pinjaman yang diberikan Pusat Investasi Pemerintah bisa mendukung pertumbuhan usaha ultra mikro di Maluku Utara. Kedepannya, wadah usaha serupa kami targetkan bisa direalisasikan di provinsi lain di Indonesia," tutup Ririn.

Rekomendasi