Kurangi Emisi Gas Buang, Pabrik Pupuk Terapkan Teknologi Asal Italia

"Kualitas udara di lingkungan tempat kerja dan penduduk sekitar juga meningkat. Bahkan dari inovasi ini, margin dari penjualan produk Urea juga turut meningkat," ujar Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rahmad Pribadi.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Kurangi Emisi Gas Buang, Pabrik Pupuk Terapkan Teknologi Asal Italia
Pupuk Indonesia. istimewa ©2018 Merdeka.com

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menciptakan sistem Low Pressure Ammonia Absorber di Seksi Recovery Urea Pabrik 4. Teknologi ini untuk meningkatkan efisiensi dan meminimalkan emisi gas amoniak.

Melalui inovasi ini, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi energi Urea, serta menurunkan emisi gas buang di Pabrik 4.

"Kualitas udara di lingkungan tempat kerja dan penduduk sekitar juga meningkat. Bahkan dari inovasi ini, margin dari penjualan produk Urea juga turut meningkat," ujar Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rahmad Pribadi dikutip Kamis (30/9).

Inovasi ini juga telah dilaporkan secara resmi kepada pemilik lisensor teknologi Urea Snamprogetti dari Italia. Sebagai salah satu modifikasi ammonia recovery yang berhasil, peluang teknologi yang sama untuk diterapkan di perusahaan lain di dunia sangat besar.

"Pupuk Kaltim telah menjadi perusahaan yang dijadikan tempat studi dan benchmarking pengoperasian pabrik dari perusahaan luar negeri, salah satunya perusahaan Amoniak dan Urea dari Uzbekistan, Navoizayot Fertilizer, yang mempelajari khusus mengenai LP Ammonia Absorber," terang Rahmad Pribadi.

Selanjutnya

Teknologi yang diterapkan Pupuk Kaltim baru-baru ini juga diganjar Penghargaan Subroto 2021 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI. Pupuk Kaltim meraih penghargaan bidang efisiensi energi, kategori Manajemen Energi di Gedung dan Industri-Inovasi Khusus.

Penghargaan ini merupakan keempat kalinya diraih Pupuk Kaltim sejak 2017-2019 dan 2021, yang diberikan oleh Kementerian ESDM RI atas kinerja yang sangat baik dalam memajukan sektor ESDM di Indonesia.

"Penghargaan Subroto menjadi semangat kami untuk terus melakukan inovasi di bidang efisiensi energi secara berkelanjutan, khususnya pada proses produksi dan operasional Perusahaan," ujar Rahmad.

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi