Orang-Orang Kaya Dunia Ternyata Malah Tak Ingin Tinggalkan Warisan, ini Alasannya

Orang-orang kaya dunia ternyata justru tak ingin tinggalkan warisan ke anak cucu. Seperti aktor kaya Daniel Craig atau miliarder Warren Buffett dan Kevin O'Leary. Mereka juga bukan satu-satunya yang khawatir mengenai persoalan warisan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Orang-Orang Kaya Dunia Ternyata Malah Tak Ingin Tinggalkan Warisan, ini Alasannya
ilustrasi orang kaya. shutterstock.com

Orang-orang kaya dunia ternyata justru tak ingin tinggalkan warisan ke anak cucu. Seperti aktor kaya Daniel Craig atau miliarder Warren Buffett dan Kevin O'Leary. Mereka juga bukan satu-satunya yang khawatir mengenai persoalan warisan.

Sebuah survei yang dilakukan pada orang-orang dengan penghasilan tinggi di Amerika mengungkapkan bahwa para orang kaya atau miliarder semakin khawatir kekayaan akan digunakan secara tidak bertanggung jawab atau akan menyebabkan si penerima menjadi malas.

Dikutip dari laman CNBC, Senin (20/9) survei yang dilakukan The Motley Fool, yang menanyakan 2.000 individu dengan kekayaan bersih tinggi - diklasifikasikan sebagai orang dengan kekayaan bersih lebih dari USD 1 juta (Rp 14,2 miliar) - tentang sikap mereka terhadap warisan.

Di antara kekhawatiran utama orang-orang yang disurvei itu, adalah kemungkinan meninggalkan terlalu banyak uang untuk ahli waris mereka - disebutkan oleh 67 persen responden.

"Yang jelas adalah bahwa individu dengan kekayaan bersih tinggi khawatir tentang efek meninggalkan warisan yang terlalu besar," kata analis riset Motley Fool, Jack Caporal.

"Mereka sadar dan secara aktif mempertimbangkan untuk meninggalkan warisan dengan kondisi yang mendorong ahli waris mereka untuk mengambil nilai-nilai yang mereka anggap penting. Seperti kerja keras, berprestasi di sekolah dan menemukan jalur karir yang baik," ungkap Caporal.

85 Persen Responden Akui Berikan Terlalu Banyak Uang pada Ahli Waris

Survei itu juga menemukan bahwa 85 persen setuju bahwa mereka mungkin meninggalkan terlalu banyak uang kepada ahli waris.

"Ini bukan kekhawatiran yang tidak berdasar, tetapi berdasarkan pengalaman mereka sendiri yang telah mewarisi banyak kekayaan," kata Caporal.

Namun, hanya 78,5 persen dari mereka yang menerima warisan antara USD 100.000 dan USD 500.000 setuju dan 69 persen dari mereka yang menerima kurang dari USD 100.000.

Namun terlepas dari kekhawatiran mereka tentang ukuran warisan yang harus mereka tinggalkan, 60 persen responden survei mengatakan bahwa mereka merasa 'sangat penting' untuk meninggalkan warisan.

Sekitar 34 persen mengungkap berencana untuk meninggalkan lebih dari 50 persen aset kepada ahli waris mereka.

Reporter: Natasha Khairunisa Amani

Sumber: Liputan6

Rekomendasi