Pemadaman PLN Bikin Biaya Listrik Pusat Belanja Naik Tiga Kali Lipat

Imbas pemadaman listrik memang membuat pusat-pusat perbelanjaan ramai dipadati pengunjung. Namun, dari segi biaya listrik meningkat.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Pemadaman PLN Bikin Biaya Listrik Pusat Belanja Naik Tiga Kali Lipat
PLN. merdeka.com/Arie Basuki

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI), Stefanus Ridwan menyebut bahwa pemadaman listrik yang terjadi sekitar 9 jam di Jakarta hingga Jawa Tengah berdampak pada naiknya biaya untuk listrik. Kenaikan biaya mencapai tiga kali lipat.

Dia menjelaskan, imbas pemadaman listrik memang membuat pusat-pusat perbelanjaan ramai dipadati pengunjung. Namun, dari segi biaya listrik meningkat.

"Buat mallnya sendiri itu ada masalah. Bahwa listriknya itu kan nggak ada (padam). Jadi kita pakai yang namanya genset. Kalau pakai genset itu kan biaya cost-nya tiga kali listrik PLN. Cost-nya naik saja," kata dia saat dihubungi Merdeka.com, Senin (5/8).

Dia mengatakan, setiap pusat belanja selalu memiliki genset untuk keperluan emergency, seperti lampu padam. Namun, dia mengakui, genset tersebut tidak disiapkan untuk beroperasi dalam waktu yang lama.

"Pagi ini juga kan mati lagi. Jadi kita (pakai) genset lagi. Untung ada genset kan. Genset itu sebenarnya genset back up ya. Jadi bukan genset yang buat jalan (beroperasi) lama. Hanya buat emergency saja. Kalau panjang, sulit sih tidak. Cuma biaya (naik) saja," jelas dia.

Selain kenaikan biaya listrik hingga tiga kali lipat, pemadaman listrik menyulitkan proses transaksi di toko-toko yang ada dalam pusat belanja.

"Saya kira kemarin kita ada genset. tapi yang masalah adalah waktu di awal-awal itu kan semua internet mati, line telepon mati. Itu yang repot transaksi di toko," tandas Stefanus.

Rekomendasi