Jika industri butuh, pemerintah siap buka lebih besar keran impor garam

Menteri Airlangga mengatakan rekomendasi dan izin impor garam sebanyak 2,37 juta ton telah dikeluarkan sebelumnya. Kemudian setelah kuota impor ditambah, Kemenperin juga telah mengeluarkan rekomendasi impor garam sekitar 600.000 ton. Rekomendasi dan izin kuota impor garam sisanya akan dikeluarkan secara bertahap.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Jika industri butuh, pemerintah siap buka lebih besar keran impor garam
airlangga hartarto hadiri HUT Fraksi Golkar ke-50. ©2018 Merdeka.com/istimewa

Pemerintah sepakat menerbitkan kuota impor garam industri sebanyak 3,7 juta ton. Angka ini meningkat dari penetapan semula yang sebanyak 2,37 juta ton.

Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto, menyatakan pemerintah masih membuka kemungkinan untuk menambah kuota impor garam industri jika diperlukan. Namun, hal tersebut harus diajukan oleh industri jika memang benar-benar dibutuhkan.

"Ya nanti kita lihat. Kan itu berdasarkan permintaan dari sektor industri," ujar dia di Kantornya, Jakarta, Selasa (20/3).

Menteri Airlangga melanjutkan rekomendasi dan izin impor garam sebanyak 2,37 juta ton telah dikeluarkan sebelumnya. Kemudian setelah kuota impor ditambah, Kemenperin juga telah mengeluarkan rekomendasi impor garam sekitar 600.000 ton.

"Kuota 3,7 juta ton. Sudah keluar (izin) oleh Menteri Perdagangan 2,3 juta ton, di awal. Dan kemarin kita sudah keluarkan lagi sekitar 600 ribuan ton," ujar dia.

Dia mengungkapkan, rekomendasi dan izin kuota impor garam sisanya akan dikeluarkan secara bertahap. Hal ini akan menyesuaikan kebutuhan dari industri.

"Ada beberapa (perusahaan yang dapat rekomendasi), tapi kita tidak berikan secara full, tapi bertahap," ungkap dia.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6

Halaman
Rekomendasi