Aturan ganjil genap pintu tol Bekasi berlaku selama pembangunan LRT

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono, menjelaskan aturan ganjil genap di pintu tol hanya bersifat sementara. Dengan adanya aturan ganjil genap diharapkan waktu tempuh dan kecepatan rata-rata di jalan tol bisa meningkat.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
Aturan ganjil genap pintu tol Bekasi berlaku selama pembangunan LRT
Macet Tol Cikampek arus mudik 2016. ©2016 Merdeka.com

Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan khusus untuk mengatur volume kendaraan di dalam ruas tol Jakarta-Cikampek (Japek). Hal itu dilakukan agar menekan intensitas kemacetan.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono, menjelaskan aturan ganjil genap di pintu tol hanya bersifat sementara.

"Ini sifatnya sementara saja saat pembangunan LRT, tapi nanti kalau semua itu (LRT) sudah jadi, kita evaluasi apakah kebijakan ini sudah memenuhi kebutuhan masyarakat apa belum? Apa sudah sesuai apa belum?" ujarnya dalam sebuah acara diskusi di Gedung Kementerian Perhubungan, Kamis (22/2).

Dengan adanya aturan ganjil genap diharapkan waktu tempuh dan kecepatan rata-rata di jalan tol bisa meningkat. Saat ini, kecepatan rata-rata kendaraan di ruas jalan tol Japek adalah 32,34 Km/jam dengan waktu tempuh 116 menit dan VC ratio (jumlah kendaraan pada satu segmen jalan dalam satu waktu dibandingkan dengan kapasitas jalan raya tersebut) sebesar 0,96.

"Dengan adanya skenario ganjil genap VC ratio jadi 0,89 kecepatan rata-rata meningkat jadi 48,45 Km/jam dan waktu tempuh menjadi 83 menit."

Rekomendasi