Bertemu Presiden Jokowi, PM Jepang janji tingkatkan investasi di Indonesia

Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe mengapresiasi perkembangan kemudahan untuk berinvestasi di Indonesia yang dicapai semasa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di mana rating kemudahan berusaha atau ease of doing business di tahun 2018 berada di posisi 72.

Siti Nur Azzura
Oleh Siti Nur Azzura - Reporter
Bertemu Presiden Jokowi, PM Jepang janji tingkatkan investasi di Indonesia
Jokowi dan Shinzo Abe. ©2015 merdeka.com/putri artika

Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe mengapresiasi perkembangan kemudahan untuk berinvestasi di Indonesia yang dicapai semasa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Di mana rating kemudahan berusaha atau ease of doing business di tahun 2018 berada di posisi 72, meningkat 19 peringkat dari dibanding tahun lalu yang menempati posisi ke-91.

"Atas perkembangan-perkembangan itu, jika tahun ini investasinya naik 90 persen, maka di tahun-tahun mendatang, PM Abe berjanji akan terus meningkatkan investasi Jepang," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi seperti dikutip Setkab.go.id, Senin (13/11).

Dia menambahkan, dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, PM Abe juga menyampaikan komitmennya untuk terus berpartisipasi dalam proyek-proyek infrastruktur seperti Pelabuhan Patimban, terowongan MRT, terowongan untuk tol Sumatra, dan sejumlah proyek infrastruktur lainnya.

Selain itu, inti pembicaraan yang dibahas dalam pertemuan antara Presiden Jokowi dan PM Jepang adalah mengenai rencana peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang pada 2018, yaitu tentang kegiatan-kegiatan apa yang akan dilakukan kedua negara.

"Dalam pertemuan tadi, juga diluncurkan logo 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jepang," imbuhnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC). Sementara di Filipina, Jokowi diagendakan mengikuti KTT Asean.

Di KTT APEC, mantan Gubernur DKI Jakarta ini membeberkan apa yang akan diperjuangkan Indonesia. Yakni, development goods dan mempersempit kesenjangan inklusif.

Selain itu, Indonesia juga akan mendorong pembangunan infrastruktur. Khusus untuk KTT Asean di Filipina, lanjut Jokowi, Indonesia akan mengusung upaya peningkatan kerja sama baik antar anggota Asean maupun antara Asean dengan negara-negara mitranya.

Rekomendasi