Tekan urbanisasi, Wapres JK minta pembangunan desa lebih maksimal

Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan, pemerintah telah melaksanakan berbagai program untuk meningkatkan pembangunan desa dan mendorong kemandirian desa. Meski demikian, hal tersebut nyatanya belum bisa menekan besarnya arus urbanisasi saat ini.

Siti Nur Azzura
Oleh Siti Nur Azzura - Reporter
Tekan urbanisasi, Wapres JK minta pembangunan desa lebih maksimal
Jusuf Kalla . ©2012 Merdeka.com

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan pemerintah terus berusaha memberikan kesejahteraan dan kemakmuran kepada seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di pedesaan. Sebab, 60 persen penduduk Indonesia berada di desa.

Dia menjelaskan, pemerintah telah melaksanakan berbagai program untuk meningkatkan pembangunan desa dan mendorong kemandirian desa. Meski demikian, hal tersebut nyatanya belum bisa menekan besarnya arus urbanisasi saat ini.

"Kita harus mencapai bagaimana desa itu dapat melaksanakan program kemandirian untuk suatu tujuan, yaitu bagaimana memakmurkan pedesaan tersebut. Karena jika tidak, maka akan terjadi urbanisasi besar-besaran," kata JK di kantornya, Kamis (24/8).

Untuk itu, JK meminta agar pemerintah daerah, khususnya kepala desa melakukan berbagai inovasi untuk mengembangkan wilayahnya, sehingga pembangunan akan lebih terarah dan tepat sasaran.

"Kalau semua tadi pendidikan kesehatan dari atas (pemerintah pusat) sekarang kita butuhkan inisiatif dari pedesaan sendiri. Sehingga akan bertemu satu program bersama apa yang telah diberikan dan apa yang akan dilakukan oleh desa-desa untuk kemajuan desa itu sendiri," imbuhnya.

Selain itu, JK juga telah meminta berbagai negara untuk berbagi pengalaman dalam memajukan desa. Sehingga, pemerintah bisa mengadopsi langkah-langkah yang dilakukan negara lain guna memajukan pedesaan.

"Kita ingin mempelajari semua hal-hal positif yang dijalankan oleh banyak negara dan tentu juga negara ingin mempelajari pengalaman Indonesia banyak hal yang telah menjadi bagian upaya di samping pembangunan masyarakat desa," pungkasnya.

Rekomendasi