Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mengklaim bahwa perundingan kontrak kerja sama dengan PT Freeport Indonesia tidaklah sulit. Maka dia menargetkan, akhir Juli, perundingan sudah mencapai kata sepakat.
"Cuma saya bilang kalau bisa selesai lebih cepat lebih baik. Menurut saya perundingannya tidak sulit-sulit amat," ujarnya saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Rabu (5/7).
Menteri Jonan mengungkapkan bahwa dirinya telah ditunjuk sebagai perwakilan pemerintah untuk bernegosiasi. Namun, terkait aspek fiskal, dia mendelegasikan tugas tersebut pada Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"Saya memang kepala negosiator pemerintah yang ditunjuk berbicara dengan Freeport. Tapi kalau urusan perpajakan, saya minta Bu Sri Mulyani yang lead memutuskan itu," tuturnya.
Menteri Jonan menambahkan, kemarin telah dilakukan pertemuan enam menteri di kantor Kementerian Keuangan. Pertemuan ini untuk mensinkronisasi apa yang dimau oleh Menkeu Sri dalam perjanjian dari aspek fiskal.
"Kemarin inisiatif dari menkeu karena beliau akan membahas khusus bagian perpajakan dan retribusi daerah dan royalti dan lain sebagainya sebagai bahan kerjasama antara pemerintah dan Freeport. Beliau menjelaskan ke menteri terkait rencana beliau."