Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memastikan, sejauh ini, belum ada investor asing menyatakan minat membangun taman hiburan di Indonesia. Salah satunya, wahana taman hiburan ala Disneyland di Boyolali.
"Kami belum menerima permohonan penanaman modal untuk theme park di Indonesia," ujar Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Azhar Lubis, di Jakarta, Selasa (18/4).
Dia mengungkapkan hal tersebut demi menepis rumor terkait rencana Walt Disney membangun theme park di Kabupaten Boyolali. Rumor ini sejatinya juga sudah dibantah Bupati Boyolali Seno Samodro.
Menurut Seno, memang ada rencana pembangunan theme park di lahan seluas seratus hektar di wilayahnya. Namun, pembangunnya bukan Walt Disney, melainkan gabungan investor dari Finlandia, Selandia Baru, Malaysia dan Singapura.
Adapun total investasi diprediksi mencapai Rp 6,1 triliun.
Terkait itu, Azhar mengaku belum ada permohonan izin dari konsorsium investor tersebut kepada BKPM.
"Kalau yang mendirikan perusahaan lokal tapi ada saham asing, tetap masih harus ke BKPM dulu. Belum ada izin ke kami," katanya.
"Kalau ada yang datang mengurus izin, pasti kami support."