Data yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, semakin banyak wisatawan asal Singapura bertandang ke Indonesia. Peningkatannya 2,56 persen.
Kepala BPS Suryamin melanjutkan, sektor pariwisata di Indonesia masih dikuasai turis Malaysia di urutan nomor wahid.
"Porsi Malaysia sebesar 14,59 persen dari total wisatawan mancanegara," ujar Suryamin di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin (1/6).
Di posisi kedua turis asal China dengan porsi 11,52 persen. Jumlah turis asal negeri tirai bambu itu meningkat 17,19 persen dari 86.400 menjadi 737.000 orang.
Data BPS juga menunjukkan turunnya jumlah wisatawan Australia yang datang ke Indonesia. Namun tidak dijelaskan penyebabnya. Jumlah turis asal negeri Kanguru turun 0,22 persen dari semula 85.070 menjadi 84.890 orang.
Turis asal Jepang mengambil porsi 4,12 persen dari jumlah keseluruhan turis ke Indonesia. Jumlah wisatawan asal negeri matahari terbit ini anjlok 11 persen dari sebelumnya 34.700 menjadi 30.900 orang. Penurunan wisman Jepang disebabkan oleh penutupan beberapa rute penerbangan.
"Untuk penurunan di Soekarno Hatta wisman mancanegara, oleh penutupan rute, Taipe, Jakarta Haneda ini berdampak," tuturnya.
Total wisatawan mancanegara yang mengunjungi Indonesia di bulan April 2015 sebanyak 749.000.
"Angka ini naik sebanyak 3,24 dari April pada tahun lalu (yoy), namun terjadi penurunan sebanyak 5,03 persen jika dibanding Mei 2015," tandasnya.