Pemerintah uji coba beli elpiji subsidi pakai kartu 'sakti

"Ini pilot project dulu, kami lihat nanti bagus atau enggak. Kalau bagus, kami lanjut nasional."

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Pemerintah uji coba beli elpiji subsidi pakai kartu 'sakti
elpiji 3 kg. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Pemerintah bakal melanjutkan uji coba distribusi elpiji 3 kilogram secara tertutup. Nantinya, elpiji subsidi tersebut hanya bisa dibeli oleh warga pemegang kartu perlindungan sosial dikeluarkan pemerintahan Jokowi.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM I Nyoman Wiramaja menyebut, pihaknya bakal menguji coba program tersebut di wilayah terisolir. Seperti Bali, Batam, dan Bangka Belitung.

"Ini pilot project dulu, kami lihat nanti bagus atau enggak. Kalau bagus, kami lanjut nasional," pungkas dia di kantornya, Jakarta, Senin (23/3).

Dia mengungkapkan, pemerintah bakal mengisi ulang setiap kartu "sakti" tersebut sebesar Rp 45 ribu per bulan. Dengan uang sebesar itu, warga miskin bisa mendapatkan gas elpiji subsidi.

"Kami kan punya anggaran subsidi Rp 26 triliun. Kalau dibagi dengan jumlah kartu yang ada berarti Rp 42.000 hingga Rp 45.000 per keluarga miskin," katanya. "Subsidi elpiji tidak dicabut, tapi tepat sasaran. Masyarakat yang memang butuh yang bisa membeli."

Sebelumnya, Wiramaja mengatakan uji coba distribusi tertutup elpiji subsidi ini bakal dilaksanakan pertengahan tahun ini. Diharapkan, tahun depan, seluruh depo elpiji di Indonesia sudah menjalankan distribusi tertutup.

Terobosan ini sudah diujicoba di Malang dan Batam. Hasilnya, kebocoran bisa ditekan.

Rekomendasi