Menteri-menteri kabinet kerja Jokowi-JK belum genap dua pekan menjalankan tugas. Selama itu pula sejumlah menteri rajin melakukan blusukan ke pelbagai tempat yang menjadi tanggung jawabnya.
Presiden Joko Widodo memang menginstruksikan anak buahnya untuk rajin turun ke lapangan melihat sendiri fakta dan persoalan yang ada. Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri melakukan sidak ke penampungan TKI ilegal, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan blusukan ke Bandara Soekarno Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono blusukan ke lahan tol Cimanggis-Nagrak, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel sudah dua kali blusukan ke pasar.
Fenomena rajinnya para menteri blusukan dipandang positif Rachmat Gobel. Dia mengungkapkan jajaran menteri di Kabinet Kerja diharamkan untuk menunggu saja di ruang kerja.
"Sekarang menteri jemput bola, tidak menunggu," ujar Gobel di acara Economic Outlook 2015 di Hotel JS Luwansa, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (6/11).
Mantan CEO Panasonic Indonesia ini menuturkan, blusukan yang dia lakukan di sejumlah pasar untuk menjaring keluhan masyarakat dan pedagang.
"Di pasar induk kemarin saya berbincang dengan sopir truk yang sedang menurunkan cabai dari Mataram. Saya tanya berapa hari kirim," tuturnya.
Saban kali blusukan, Rachmat selalu menggandeng menteri lainnya. Seperti Mentero Koperasi dan UMKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dan Menteri Perindustrian Saleh Husin.
"Sebagai Mendag saya proaktif jemput bola. Kalau ada kunjungan apa, saya ajak Mentan, kalau usaha kecil saya ajak Menkop. Kalau perindustrian saya ajak Kementerian Perindustrian. Tujuannya apa? biar cepat. Ini lah cara kerja yang efektif supaya kita bisa menghemat waktu." jelasnya.