Industri media diprediksi tumbuh 15 persen tahun depan

Pemerintahan Jokowi-JK diharapkan bisa ikut mendorong kepastian hukum sebagai jaminan bagi pelaku industri media.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Industri media diprediksi tumbuh 15 persen tahun depan
Gedung MNC Grup. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Data PT Global Mediacom Tbk (BMTR) menyebutkan, tahun depan industri media rata-rata bisa tumbuh sekitar 15 persen. Dengan pemerintahan (Jokowi-JK), diharapkan akan ada kepastian hukum yang jelas sehingga dapat membantu seluruh industri khususnya media di Tanah Air.

"Dengan adanya pemerintahan yang baru pastinya akan ada kepastian, sehingga kami berharap akan lebih baik industri media ke depannya," ujar Direktur BMTR, Oerianto Guyandi, usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), di Jakarta, Kamis (30/10).

Kepastian hukum akan membantu pertumbuhan kinerja BMTR baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih. Minimal sama dengan rata-rata pertumbuhan industri.

"Tahun depan pertumbuhan masih estimasi awal. Mestinya pertumbuhan kinerja perusahaan bisa sama dengan pertumbuhan industri, tapi hal itu tetap tergantung pada perekonomian di tahun 2015 nanti," jelas dia.

Terlepas dari itu, agenda RUPSLB kali ini adalah perubahan pengurus perseroan. Direktur Global Mediacom, Handhianto S. Ketjono menambahkan bahwa pemegang saham telah menyetujui untuk menetapkan Indar Pudjiastuti yang saat ini menjabat sebagai Direktur Perseroan menjadi Direktur Independen Perseroan.

"Dalam RUPSLB hari ini, Manajemen dan pemegang saham sepakat untuk menetapkan Indra Pudjiastuti menjadi Direktur Independen Perseroan," ungkapnya.

Adapun susunan Direksi PT Global Mediacom Tbk (BMTR) saat ini sebagai berikut :

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Rosano Barack

Komisaris: B. Rudijanto Tanoesoedibjo

Komsaris: Chang Long Jong

Komisaris : Lei Zhang

Komisaris Independen: Mohamed Idwan Ganie

Komisaris Independen: Kardinal A. Karim

Dewan Direksi

Direktur Utama: Hary Tanoesoedibjo

Direktur : Handianto S. Kentjono

Direktur: Oerianto Guyandi

Direktur: David Fernando Audy

Direktur Independen: Indra Pudjiastuti

Rekomendasi