Sejumlah petinggi Mitsubishi Corporation melakukan pertemuan langsung dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam pertemuan itu, petinggi Mitsubishi menyampaikan ucapan terima kasih lantaran telah mendapat izin untuk melakukan aktivitasnya di Indonesia.
"Mitsubishi Corporation di Jepang maupun Jakarta ingin menyampaikan secara keseluruhan bahwa di bawah SBY 10 tahun ini mereka dapatkan manfaat yang luar biasa besar dalam hal investasi, perdagangan, bisnis dan lain-lain. Oleh karena itu, mereka ingin mengucapkan terima kasih pada presiden," ungkap Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Strategic Building, Kompleks IPSC, Sentul, Bogor, Senin (8/9).
Julian menambahkan, ucapan itu disampaikan langsung karena Mitsubishi telah mencapai sukses hingga memiliki investasi hingga tiga kali lipat. Meski pada kunjungan SBY ke Tokyo, Jepang pemerintah berharap perusahaan itu mampu meningkatkan investasi dua kali lipat.
"Sekarang sebagaimana nilai investasinya melampaui 3 kali lipat yang mereka janjikan. Mereka ingin sampaikan hal tersebut. Bahwa komitmen Mitsubishi untuk meningkatkan nilai investasi, perdagangan, dan kerja sama ekonomi lainnya. Mereka akan buka beberapa pabrik baru yang nilainya masih dirahasiakan," ungkap Julian.
Sementara itu, Menteri Perindustrian MS Hidayat mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut Mitsubishi mengungkapkan telah berinvestasi hingga USD 7 miliar sejak 2006 lalu. Nilai tersebut bahkan lebih besar dibanding target yang mereka tetapkan sebelumnya.
"Mereka apresiasi karena didorong presiden dan mereka laporkan investasinya sudah sebesar itu," ungkap Menperin MS Hidayat di tempat yang sama.
Saat ini, Mitsubishi juga akan membangun perusahaan patungan berupa PT Weda Bay Nickel sebagai smelter. Perusahaan tersebut didirikan bersama dengan korporasi asal Prancis yang nilainya mencapai USD 4 miliar.
"Progressnya berjalan, under construction. Masih lama selesainya," ucapnya.