Hary Tanoe beli saham Bumi Plc

Hary Tanoe membeli 3 juta lembar saham di Bumi Plc melalui Flaming Luck Investment Limited.

Ririn Radiawati
Oleh Ririn Radiawati - Reporter
Hary Tanoe beli saham Bumi Plc
Batu bara. Ilustrasi shutterstock.com

Lagi-lagi salah satu konglomerat media di Tanah Air, Hary Tanoesoedibjo, terlibat urusan dengan Bakrie. Kali ini Hary Tanoe membeli saham di Bumi Plc. Saham tersebut sebelumya dilepas oleh Presiden Direktur Recapital, Rosan Roeslani.

Menurut keterangan tertulis Bumi Plc Selasa (19/2), Hary Tanoe membeli 3 juta lembar saham di Bumi Plc melalui Flaming Luck Investment Limited. Saham tersebut berasal dari saham yang dijual oleh Rosan.

Selain Hary Tanoe, terdapat dua perusahaan yang juga membeli saham yang telah dilepas tersebut. Yaitu Avenue Luxembourg S.A.R.L yang telah membeli 13.667.250 lembar saham. Perusahaan tersebut adalah anak usaha dari Avenue Capital Management yang berbasis di New York milik miliuner Marc Lasry.

Sementara Argyle Street Management Limited telah membeli 7.536.202 lembar saham.

Sebelumnya, Rosan akhirnya menjual kepemilikan sahamnya di Bumi Plc. Rosan diketahui memiliki 10 persen saham di Bumi Plc melalui Recapital dan PT Bukit Mutiara yang tergabung menjadi Recapital Group.

Menurut keterangan tertulis dari Bumi Plc Selasa (19/2), Rosan diketahui telah menjual 24.203.452 lembar saham di Bumi Plc. Hal tersebut menyusul Rosan yang keberatan akan pernyataan otoritas Inggris untuk pengambilalihan (Takeover Panel) yang menyatakan bahwa dirinya termasuk pemegang saham yang sudah mempunyai saham melebihi ketentuan yang berlaku di Inggris.

Dalam pernyataan tersebut, Takeover Panel mengatakan dia dan Grup Bakrie mempunyai 58 persen hak suara di Bumi Plc. Mereka diminta untuk mengurangi hak suara tersebut hingga 30 persen.

Hal itu juga yang membuat Rosan mundur dari jaaran direksi Bumi Plc sekaligus Presiden Direktur di Berau Coal Energy akhir tahun lalu.

Langkah ini dilakukan oleh Rosan beberapa hari sebelum rapat umum pemegang saham Bumi Plc yang akan diadakan 21 Februari pukul 11:00 waktu setempat.

Dalam rapat yang diusulkan oleh konglomerat Nathaniel Philip Rothschild itu menempatkan agenda khusus untuk menyingkirkan 12 dari 14 direksi yang berada di Bumi Plc.

Rekomendasi