Mungkinkah bank bocorkan data nasabah?

Data nasabah yang ada di bank diyakini cukup aman dan tidak akan bocor.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Mungkinkah bank bocorkan data nasabah?
ilustrasi Kartu Kredit. Ilustrasi shutterstock.com

Saat ini, banyak pihak menawarkan berbagai produk mulai dari asuransi, jasa, kartu kredit, dan lain-lain melalui telepon genggam. Yang cukup sering terjadi, marketing sebuah penerbit kartu kredit menghubungi Anda dan menawarkan produk kartu kreditnya.

Dari mana mereka mendapat nomor telepon Anda? Mungkinkah bank membocorkan data nasabah?

General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Steve Marta mengatakan, bocornya data nasabah bisa dipastikan bukan dari pihak bank. "Data itu sebenarnya bukan dari bank," kata Steve kepada wartawan, Senin (7/1).

Steve menjelaskan, kemungkinan terbesar, kebocoran data nasabah berasal dari pihak ketiga yang bekerjasama dengan bank tertentu. "Bank kan kerjasama dengan pihak lain, freelance. Mungkin freelance itu sebelumnya bekerja dengan bank lain, ketika dia keluar dari bank itu, data dia bawa dan digunakan lagi," jelas Steve.

Steve meyakini, data nasabah yang ada di bank, cukup aman dan tidak akan bocor. Bank Indonesia telah melindungi data nasabah dari kemungkinan dibocorkan oleh bank dengan mengeluarkan aturan yang mengikat.

"Ada peraturan BI di mana bank tidak boleh mengeluarkan data nasabah. Itu akan kena sanksi. Maka dari itu, data nasabah di bank aman dari sisi banknya," tegasnya.

Rekomendasi