Bank Indonesia memutuskan masih menahan suku bunga acuan pada level 5,75 persen. Angka ini telah dipertahankan oleh bank sentral sejak Februari lalu.
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang dilakukan pada Kamis (9/8) mengemukakan bahwa tingkat suku acuan tersebut masih konsisten dengan tekanan inflasi yang rendah dan terkendali sesuai dengan target inflasi BI yaitu 4,5 persen plus minus 1 persen.
"Tingkat suku bunga dianggap masih konsisten dengan tekanan inflasi. Masih rendah sesuai dengan proyeksi BI," ujar Direktur Eksekutif Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Bank Indonesia Dodi Budi Waluyo di Jakarta, Kamis (9/8).
Dodi mengatakan, sejalan dengan inflasi yang terkendali, BI terus memperkuat pengelolaan nilai tukar sesuai dengan fundamentalnya dan didukung oleh langkah lanjutan dalam operasi moneter dan pendalaman pasar valas. "Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga agar penyesuaian keseimbangan eksternal berjalan dengan teratur," imbuh dia.
Badan Pusat Statistik (BPS) awal bulan lalu telah mengumumkan bahwa inflasi bulan Juni telah mencapai 0,7 persen, lebih tinggi dibandingkan inflasi Juni yaitu 0,67 persen.