Perusahaan retail Matahari Putra Prima atau yang lebih dikenal dengan Hypermart, berencana menganggarkan dana belanja modal sebesar Rp 1 triliun.
Alokasi belanja modal itu akan digunakan untuk membangun 17 gerai terbaru yang akan dibuka tahun ini dengan total dana sebesar Rp 400 miliar. Dana itu tidak termasuk biaya sewa tanah dan pembangunan gerai.
"Gerai tersebut 65 persen akan dibangun di luar Jawa," kata Corporate Communication and Investor Relation Director Matahari Putra Prima, Danny Konjongian, di Jakarta, Kamis (5/4).
Danny mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan dana belanja modal tersebut perseroan akan memanfaatkan dana internal, fasilitas perbankan yang masih dimiliki, dan optimalisasi aset perseroan.
"Tentunya tidak menutup kemungkinan berbagai opsi-opsi yang menarik (untuk diambil)," jelas Danny.
Dengan anggaran dana belanja modal tersebut, perseroan menargetkan pertumbuhan laba bersih pada tahun 2012 kurang lebih 60 persen.
Sementara untuk target pendapatan, perseroan menargetkan pertumbuhan sebesar 24 persen dibandingkan dengan 2011.
Selain itu, perusahaan juga akan menargetkan untuk memiliki 80 gerai pada 5 tahun mendatang.
"Mungkin bisa bertambah lebih dari itu (17 gerai), " jelas dia.
Dari total jumlah gerai yang akan dibangun tersebut, sebanyak 4 gerai sudah dibuka pada sepanjang Januari sampai Febuari 2012, yang berlokasi di Serpong Tangerang, Cimanggis Depok, Paso Ambon, dan Palembang.
Saat ini perusahaan dengan kode emiten MPPA ini telah memiliki 63 gerai Hypermart, 24 supermarket, 68 gerai farmasi, lebih dari 100 gerai pusat hiburan keluarga, 22 gerai toko buku internasional, serta 102 gerai department store.