Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung digugat, ini tanggapan Menhub Budi

Rabu, 11 Juli 2018 17:42 Reporter : Merdeka
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung digugat, ini tanggapan Menhub Budi Menhub Budi Karya Sumadi. ©2018 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, berharap gugatan yang dilayangkan oleh sejumlah perusahaan terhadap pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung tidak akan mengganggu jalannya proyek.

Dalam proyek infrastruktur yang melibatkan pemerintah di dalamnya, telah diberikan ruang bagi pihak lain yang merasa dirugikan untuk mengajukan gugatan. Hal tersebut telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

"UU sudah dibuka ruangnya untuk berdialog, artinya kapan diberi kesempatan untuk memberikan sanggahan, kapan diputuskan setelah diputuskan semua harus tahu," ‎dia di Jakarta, Rabu (11/7).

Namun demikian, lanjut dia, bagaimana pun pembangunan infrastruktur yang penting bagi masyarakat akan mendapatkan prioritas untuk tetap dilaksanakan.

‎"Kereta cepat saya tidak ikutin (soal gugatan), tetapi secara umum kalau proyek-proyek strategis nasional (PSN) maupun kereta cepat dimasukan proyek penting di mana sekarang proyek itu tidak mesti PSN, tetapi kalau itu proyek pemerintah, penting bagi masyarakat, dimungkinkan untuk menggunakan undang-undang (UU)," kata dia.

Menteri Budi menyatakan dirinya tidak berharap ada pihak yang menang atau kalah dari gugatan ini. Namun jika memang ada pihak yang merasa dirugikan dari adanya proyek ini, maka pemerintah terbuka untuk berdialog dan siap melayani jika sampai masuk ke tahap gugatan hukum.

"Saya tidak bilang yakin menang (dalam gugatan). Sejauh tidak ada bukti dan tidak ada hal yang signifikan yang membuat itu dituntut, silakan saja," tandas dia.

Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com‎

Baca juga:
Akhir Juli, KCIC ajukan pencairan pinjaman proyek kereta cepat tahap 2
Menteri Rini minta pembebasan lahan proyek kereta cepat selesai akhir 2018
PN Karawang tolak permohonan ganti rugi pembebasan lahan jalur kereta cepat
KCIC target pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung capai 25 persen di akhir 2018
Menteri Rini: Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung banyak gunakan tenaga kerja lokal
Dana utang cair Rp 2,28 triliun, pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dikebut
China Development Bank cairkan pinjaman Rp 2,28 T, WIKA kebut pengerjaan kereta cepat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini