Presiden Jokowi sentil pejabat negara jangan seperti raja

Jumat, 5 Januari 2018 18:08 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dalam rapat terbatas (Ratas) hari ini, Presiden Jokowi meminta segenap Menteri untuk aktif dalam mendorong investasi.

Selain itu, presiden juga meminta para menteri dan pejabat pemerintahan untuk tidak segan-segan berkomunikasi dengan para investor terkait hal-hal yang masih mengganjal mereka untuk melakukan investasi.

"Sekali-sekali itu datangi (investor) tanya masalahnya apa, apa yang harus diselesaikan," ungkapnya di Kemenko Maritim, Jakarta Pusat (5/1).

"Jadi jangan pejabat itu, Menteri itu jangan merasa seperti raja, harus terus didatangi," imbuhnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun mengharapkan tiap Kementerian berupaya untuk mendorong penyederhanaan peraturan yang berkaitan dengan proses Investasi, seperti perizinan.

"Tadi mengenai investasi, di mana sebenarnya berkali-kali presiden menyampaikan supaya jangan terlalu banyak birokrasi di dalam pengurusan-pengurusan itu kita harus jemput bola," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka rapat terbatas soal Peningkatan Investasi dan Perdagangan di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (5/1). Dia berpesan agar menteri kabinet kerja bekerja optimal di tahun ini.

"Kemarin juga sudah saya sampaikan bahwa kita ini kalau diibaratkan orang sakit kita ini baik semuanya. Kolesterol baik, jantung baik, paru-paru baik, darah tinggi juga tidak ada tapi kok tidak bisa lari cepat. Ini problemnya yang harus dicari tidak perlu tapi kita harus mencari itu problemnya ini di mana," kata Jokowi.

Dia menekankan kepada menteri terkait untuk fokus pada investasi dan perdagangan. Selain itu, para pembantunya juga diminta mencari akar persoalan jika terdapat kendala dalam mempermudah investasi dan perdagangan.

"Saya ingin fokus dan konsentrasi lagi pada investasi dan ekspor. Baik industri, ESDM, kesehatan, pertahanan, pertanian, kelautan perikanan, semuanya harus satu garis dan satu arah," tegasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.