Presiden Jokowi bakal resmikan PLTP terbesar di dunia

Jumat, 31 Maret 2017 18:02 Reporter : Saugy Riyandi
Presiden Jokowi bakal resmikan PLTP terbesar di dunia Jokowi. setneg.go.id

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo direncanakan akan meresmikan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla di Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada Mei 2017. Hal ini sebagai bentuk komitmen Jokowi mendorong pengembangan panas bumi menjadi energi listrik.

"Presiden kan sangat dorong penggunaan panas bumi. Jadi beliau dorong penggunaan panas bumi untuk pembangkit listrik," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan usai kunjungan ke PLTP Sarulla di Tarutung, Sumatera Utara, Jumat (31/3).

Jonan berharap Jokowi untuk bisa meresmikan pembangkit panas bumi terbesar di dunia ini pada Mei 2017. "Ada dua opsi. Kalau dari Sarulla usul Mei, tapi kalau misal pak Presiden berhalangan, opsi kedua yaitu sambil menunggu COD yang tambahan 110 MW lagi. Itu menurut info dari sini sekitar September," kata Jonan.

PLTP Sarulla akan menjadi pembangkit geothermal terbesar di dunia. Sebab, PLTP Sarulla ini memiliki potensi panas bumi hingga lebih dari 1.000 Megawatt (MW).

"Ini salah satu PLTP yang terbesar di dunia. Sejak lama tidak ada, sebelumnya PLTP Kamojang, PLTP Salak. Kalau bisa 1.000 MW jadi paling besar untuk satu konsesi WKP."

Kunjungan Jonan kali ini juga dihadiri Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agus Hermanto, Ketua Komisi VII Gus Irawan Pasaribu, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana, Presiden Direktur PT Medco Energi Internasional, Tbk Hilmi Panigoro, Presiden Direktur PT Medco Power Indonesia Fazil Erwin Alfitri, Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energi Irfan Zainuddin dan Direktur Bisnis Regional PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Amir Rosyidin.

Presiden Direktur Medco Energi Internasional, Hilmi Panigoro mengatakan PLTP Sarulla Unit I berkapasitas 110 MW sudah resmi beroperasi pada 18 Maret 2017. Nantinya, PLTP Sarulla Unit II dan Unit III akan beroperasi di September 2017 dan Mei 2018.

Dengan begitu, Sarulla akan menghasilkan listrik sebesar 330 MW pada Lebaran tahun depan. "Kami berharap Lebaran Idul Fitri tahun depan sudah beroperasi penuh," pungkas Hilmi. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini