PGN Gerak Cepat Tangani Semburan Gas di Sungai Rungkut Surabaya, Pelayanan Gas Bumi Aman Terkendali
PT PGN Tbk sigap menanggapi laporan semburan gas di Sungai Rungkut Surabaya. Tim tanggap darurat diterjunkan, memastikan keamanan dan kelancaran pasokan gas bumi bagi pelanggan.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menunjukkan respons cepat dalam menanggapi laporan masyarakat mengenai kemunculan semburan air berbau gas di kawasan Sungai Rungkut Tengah, Surabaya. Insiden ini, yang dilaporkan pada Jumat (17/10), segera ditindaklanjuti oleh tim tanggap darurat PGN untuk memastikan keselamatan warga dan infrastruktur.
General Manager Sales and Operation Region III PGN, Hedi Hedianto, menyatakan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk penanganan optimal. Langkah ini diambil guna mengidentifikasi posisi pipa gas yang melintang di sekitar lokasi semburan, sekaligus memitigasi potensi risiko yang lebih besar.
Sebagai tindakan preventif dan pengamanan, PGN segera melakukan penutupan aliran gas pada hari Jumat pukul 17.00 WIB, yang secara efektif menghentikan semburan tersebut. Respons sigap ini menjadi kunci dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar dan kelancaran operasional jaringan gas bumi.
Langkah Cepat PGN Amankan Lokasi Semburan Gas
Setelah menerima laporan, tim PGN tidak membuang waktu untuk terjun langsung ke lokasi kejadian di Sungai Rungkut Surabaya. Prioritas utama adalah memastikan kondisi lapangan aman bagi masyarakat dan aset jaringan gas yang ada. Tim ahli PGN melakukan identifikasi menyeluruh terhadap area terdampak.
“Kami menerjunkan tim untuk memastikan kondisi di lapangan aman serta mengidentifikasi posisi pipa yang berada di sekitar lokasi semburan,” kata Hedi Hedianto di Surabaya. Pernyataan ini menegaskan komitmen PGN terhadap keselamatan dan penanganan cepat setiap insiden yang melibatkan infrastruktur gas bumi mereka.
Sebagai langkah konkret, PGN segera melakukan penutupan aliran gas pada Jumat (17/10) pukul 17.00 WIB. Tindakan ini terbukti efektif, karena sejak saat itu, semburan air berbau gas telah berhenti sepenuhnya. Penutupan ini merupakan bagian dari prosedur standar untuk mengisolasi area terdampak dan mencegah penyebaran gas.
Setelah identifikasi awal selesai, PGN langsung menganalisis data dan menutup pipa gas yang bocor. Aliran gas yang sebelumnya melintasi pipa tersebut kini sudah tertutup, sehingga tidak ada lagi pasokan gas ke titik kebocoran. Ini adalah langkah krusial dalam mengendalikan situasi dan mencegah insiden serupa terulang.
Investigasi Mendalam dan Jaminan Pelayanan Gas Bumi
PGN tidak hanya berhenti pada penutupan aliran gas, tetapi juga segera melakukan rekondisi pipa gas yang bocor. Proses ini bertujuan untuk memastikan tidak ada lagi semburan dan tidak terdeteksi adanya kebocoran gas di masa mendatang. Upaya ini merupakan bagian dari pemeliharaan berkelanjutan untuk menjaga integritas jaringan PGN.
Hedi Hedianto menambahkan bahwa tim PGN masih terus melakukan pemantauan intensif dan melanjutkan investigasi mendalam untuk mencari penyebab pasti semburan air tersebut. Hingga saat ini, penyebab utama kebocoran masih belum dapat dipastikan, sehingga tim investigasi komprehensif terus bekerja di lapangan.
Meskipun terjadi insiden semburan gas di Sungai Rungkut Surabaya, PGN memastikan bahwa pelayanan gas bumi kepada seluruh pelanggan tetap berjalan normal dan tidak mengalami gangguan. Komitmen ini menunjukkan dedikasi PGN dalam menjaga kontinuitas pasokan energi bagi masyarakat dan industri.
Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan hasil investigasi akan disampaikan secara berkala oleh PGN. Transparansi ini penting untuk memberikan kejelasan kepada publik dan memastikan bahwa setiap temuan diungkapkan dengan akurat. PGN terus berupaya menjaga kepercayaan pelanggan melalui pelayanan yang optimal dan responsif.
Sumber: AntaraNews