PGN Butuh Rp 12,5 Triliun Bangun 5 Juta Jaringan Gas Baru Hingga 2025

Selasa, 12 Februari 2019 15:52 Reporter : Merdeka
PGN Butuh Rp 12,5 Triliun Bangun 5 Juta Jaringan Gas Baru Hingga 2025 Pipa Gas PGN. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk mengaku siap membangun jaringan gas bumi mencapai 5 juta jaringan hingga 2025. Rencana bisnis perusahaan ini juga bagian dari penugasan pemerintah melalui anggota holding BUMN migas.

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso mengatakan, untuk membangun jaringan gas bumi tersebut diperkirakan membutuhkan total investasi sekitar Rp 12,5 triliun.

"Belanja modal sekitar Rp 12,5 triliun ini akan dipenuhi dari berbagai sumber mulai dari APBN, kas internal perusahaan, business to business, serta mitra strategis," kata Gigih di Kementerian BUMN, Selasa (12/2).

Dijelaskan Gigih, wilayah pembangunan 5 juta jargas masih terus dilakukan study basic engineering. Namun, sebagian besar berada di wilayah yang sudah terdapat eksisting pipa dan sumber gas agar pembangunannya lebih cepat.

"Pada tahun ini, PGN akan membangun sekitar 800.000 jargas. Nanti wilayahnya di mana saja akan kami sampaikan ke Kementerian ESDM," sambungnya.

Sepanjang tahun ini, PGN akan menganggarkan belanja modal sekitar USD 400 juta atau lebih rendah dari rencana alokasi tahun sebelumnya yang tercatat USD 500-600 juta. Namun, belanja modal tahun ini belum termasuk kebutuhan dana pembangunan 800.000 jargas tersebut.

"Kenapa capex kita turun karena sebagian besar (proyek) sudah kami selesaikan tahun lalu. Tinggal tambah saja. Tapi kalau (bangun) jargas yang 800.000 tentu (capex) akan meningkat naik ," terangnya.

Pemenuhan kebutuhan dana belanja modal selama tahun ini akan bersumber dari kas internal dan pinjaman perbankan.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Pipa Gas
  2. PGN
  3. Gas Bumi
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini