Pertumbuhan Ekonomi Dunia Turun, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?

Kamis, 11 April 2019 06:00 Reporter : Siti Nur Azzura
Pertumbuhan Ekonomi Dunia Turun, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia? pertumbuhan ekonomi. shutterstock

Merdeka.com - Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global untuk 2019 menjadi 3,3 persen dalam laporan World Economic Outlook (WEO) yang baru dirilis pada Selasa (9/4), turun 0,2 poin persentase dari estimasi pada Januari lalu di 3,5 persen.

Sebelumnya, IMF menyatakan ekonomi global akan tumbuh 3,5 persen pada 2019. Prediksi ini turun dari perkiraan awal pada Juli 2018 di kisaran 3,9 persen dan 3,7 persen pada Oktober 2018 lalu.

IMF mengatakan ekonomi dunia menghadapi risiko-risiko penurunan yang disebabkan oleh ketidakpastian potensial dalam ketegangan perdagangan global yang sedang berlangsung, serta faktor-faktor spesifik negara dan sektor lainnya.

Proyeksi 3,3 persen untuk 2019 adalah 0,3 poin persentase di bawah angka 2018, dan diharapkan tumbuh kembali menjadi 3,6 persen pada 2020. Proyeksi laju pertumbuhan negara-negara maju adalah 1,8 persen untuk 2019 dan 1,7 persen untuk 2020, keduanya di bawah tingkat dua persen-plus yang tercatat dalam dua tahun sebelumnya, menurut laporan WEO.

Untuk negara-negara emerging market dan negara-negara berkembang, IMF memperkirakan tingkat pertumbuhan turun menjadi 4,4 persen untuk 2019, atau 0,1 poin persentase lebih rendah dari pada 2018, dan bahwa ekspansi akan pulih ke tingkat 4,8 persen pada 2020, menyamakan hasil 2017.

Turunnya proyeksi pertumbuhan ekonomi ini tentunya berpengaruh terhadap ekonomi di Indonesia. Berikut dampak penurunan proyeksi ekonomi dunia ke Indonesia.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini