Pertamina Soal Seruan Isi Penuh Tangki BBM Kendaraan: Itu Hoaks

Kamis, 23 Desember 2021 19:59 Reporter : Siti Nur Azzura
Pertamina Soal Seruan Isi Penuh Tangki BBM Kendaraan: Itu Hoaks SPBU. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman mengatakan, pemberitaan mengenai seruan isi penuh tangki bensin kendaraan mulai 29 Desember 2021 hingga 7 Januari 2022 adalah bohong atau hoaks.

Sebelumnya, terdapat pesan berantai yang menyebar di berbagai aplikasi percakapan daring hingga media sosial itu merupakan seruan antisipasi terkait ancaman mogok kerja karyawan Pertamina selama 10 hari pada 29 Desember 2021 sampai 7 Januari 2022.

"Kami tegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks, tidak benar, dan menyesatkan," kata Fajriyah di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (23/12).

Dia berharap masyarakat tidak mengisi BBM secara berlebihan, karena pihaknya yakin seluruh pekerja Pertamina tetap mengedepankan kepentingan umum dan dapat bersama-sama menjaga suasana kondusif dan kelancaran operasional.

Saat ini, Pertamina memiliki Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru dilengkapi dengan Pertamina Integrated Command Center (PICC) yang melakukan pemantauan 24 jam dan menjalankan kegiatan pengamanan ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak dan elpiji, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat.

Menurutnya, Satuan Tugas ini dijalankan untuk mitigasi pengamanan distribusi terkait dengan rencana aksi serikat pekerja Pertamina.

Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru melibatkan Direksi Pertamina maupun Direksi Subholding terkait, termasuk seluruh general manager seluruh daerah yang telah melakukan pertemuan rutin memastikan kesiapan dan pengamanan distribusi bahan bakar minyak dan elpiji mulai dari kesiapan armada, build up stock di seluruh region, mengawasi distribusi hingga kesiapan, dan keselamatan para pekerja yang bertugas.

"Kami juga memiliki pola distribusi reguler, alternatif, dan emergency (RAE) untuk mengantisipasi kondisi darurat, sehingga Pertamina tetap memastikan ketersediaan bahan bakar minyak dan elpiji di seluruh wilayah," jelasnya.

Sebagai antisipasi Natal dan Tahun Baru, lanjut Fajriyah, Pertamina telah menyiapkan 114 terminal bahan bakar minyak, 23 terminal elpiji, 68 depot pengisian pesawat udara, 7.400 SPBU, serta seluruh rantai distribusi elpiji mulai dari stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBBE) hingga agen dan pangkalan elpiji baik yang subsidi maupun nonsubsidi memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Selain itu, Pertamina juga telah menyiapkan layanan dan fasilitas tambahan mulai dari 1.077 SPBU siaga di jalur reguler, 63 SPBU siaga di jalur tol, 218 armada Pertamina Delivery Service (PDS), 144 titik kantong BBM SPBU, 34 unit Pertashop atau SPBU modular, serta lebih dari 48 ribu agen dan pangkalan elpiji siaga, layanan di 68 DPPU juga akan terus siaga memenuhi kebutuhan avtur bagi seluruh maskapai penerbangan.

"Dengan kesiapan ini, kami berharap masyarakat dapat menikmati liburan Natal dan Tahun Baru dengan tenang bersama keluarga," tandasnya. [azz]

Baca juga:
Fakta Baru Kecurangan SPBU di Bintaro Tangerang Selatan, Operator Telah Dipecat
Anggota DPR Soroti Ancaman Mogok Karyawan Pertamina Jelang Libur Nataru
Strategi Pertamina Rosneft Genjot Penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri
Inovasi Bioflok Pertamina EP Bantu Pendapatan Warga Desa, Begini Cara Kerjanya
Intip, Cara Unik Pertamina Field Limau Bantu Angkat Ekonomi Masyarakat
Fakta 2 Perempuan Asal Indonesia dalam Jajaran Wanita Paling Berpengaruh Dunia

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pertamina
  3. Hoaks
  4. Be Smart
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini