Kementerian Perdagangan telah menunjuk PT Pasar Komoditas Jakarta (PKJ) sebagai penyelenggara pasar lelang gula kristal rafinasi (GKR). Ditargetkan pada 1 Oktober 2017 akan dimulai proses pengadaan GKR melalui lelang di pasar komoditas.Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, proses pengadaan GKR secara lelang sudah hampir rampung. "Sekarang mereka masih daftar terus. Sekarang sudah ada lebih dari 300 buyer-nya. Sementara seller-nya ada 11," ujar Mendag Enggar di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (18/8).Mendag Enggar sangat yakin pengadaan GKR secara lelang di PKJ akan memberikan kesempatan yang sama pada industri kecil dan menengah (IKM) untuk mendapatkan pasokan GKR. Sebab, selama ini diduga penyerapan GKR didominasi oleh industri makanan dan minuman besar. "Sementara untuk IKM hanya dapat rembesan atau sisa pasokan yang ada," ungkapnya. Mendag Enggar juga mengatakan, nantinya dari pasokan GKR yang ada sekitar 20 persen akan dialokasikan khusus untuk pembeli IKM. Bahkan, nantinya juga akan jadwal khusus perdagangan GKR untuk IKM."Paling tidak dilakukan itu, bahkan pada awal-awal nanti itu jam-jam tertentu itu melayani IKM dulu baru yang besar," tegasnya. Dirinya pun berharap dengan kebijakan baru ini, para IKM makanan dan minuman bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengembangkan bisnisnya. "Nah dengan demikian kita ada reduksi, Pak Tito bilang kalau begini caranya bisa tidak ada yang bocor, jadi bisa kita deteksi," pungkasnya.
Per 1 Oktober, PT PKJ ditarget mulai lelang gula rafinasi
Per 1 Oktober, PT PKJ ditarget mulai lelang gula rafinasi. Mendag Enggar sangat yakin pengadaan GKR secara lelang di PKJ akan memberikan kesempatan yang sama pada industri kecil dan menengah (IKM) untuk mendapatkan pasokan GKR. Sebab, selama ini diduga penyerapan GKR didominasi oleh industri makanan dan minuman besar.
Advertisement
Rekomendasi