Penurunan Tarif Tiket Pesawat Jadi Penyumbang Deflasi di Juli 2019

Kamis, 1 Agustus 2019 14:38 Reporter : Dwi Aditya Putra
Penurunan Tarif Tiket Pesawat Jadi Penyumbang Deflasi di Juli 2019 pesawat. shutterstock

Merdeka.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto menyatakan bawha kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan menjadi satu-satunya yang menyumbang deflasi pada Juli 2019. Di mana deflasi pada kelompok ini tercatat sebesar 0,36 persen dengan andil 0,06 persen.

Suhariyanto mengatakan, kelompok transportasi menjadi penyumbang terbesar dalam deflasi. Salah satunya karena penurunan tarif tiket pesawat yang andilnya sebesar 0,03 persen pada periode Juli 2019.

Dia mengatakan deflasi pada angkutan ini udara di dorong sejumlah kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk menurunkan tarif tiket pesawat yang tinggi sejak akhir tahun lalu. Mulai dari penurunan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat hingga kebijakan diskon tarif sebesar 50 persen yang dilakukan di hari dan jam tertentu.

"Sehingga ini menyebabkan penurunan tarif tiket pesawat di 41 kota dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), membuat deflasi angkutan udara di Juli sebesar 0,03 persen," ujar pria yang akrab disapa Kecuk di Kantornya, Jakarta, Kamis (1/8).

Di sisi lain, deflasi angkutan udara ini juga didorong karena kembali normalnya permintaan, mengingat sudah melewati masa mudik Lebaran. "Tentunya permintaan kembali normal, kalau permintaan turun maka harga juga turun," katanya.

Kecuk menyampaikan meski di bulan Juli 2019 angkutan udara mengalami deflasi, namun secara tahun kalender Januari-Juli 2019 angkutan udara terjadi inflasi sebesar 3,09 persen secara year to date. Sedangkan secara tahunan angkutan udara mengalami inflasi 0,20 persen year on year.

Adapun pada kelompok transportasi yang juga turut menyumbang deflasi yakni tarif angkutan antar kota dengan andil 0,04 persen dan angkutan kereta api 0,0 persen. "Ini juga karena Lebaran berakhir, permintaan pun kembali normal sehingga tarif turun," kata dia. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini