Pemulihan Ekonomi RI Dinilai Butuh Waktu yang Panjang

Kamis, 3 September 2020 16:30 Reporter : Merdeka
Pemulihan Ekonomi RI Dinilai Butuh Waktu yang Panjang pertumbuhan ekonomi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Dewan Penasihat Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Chatib Basri, meyakini pola pemulihan ekonomi nasional tidak akan berbentuk V shape, melainkan U shape, sehingga masa pemulihan ekonomi Indonesia diprediksikan membutuhkan waktu yang panjang.

"Saya yakin ekonomi kita akan pulih. Recovery kita bentuknya agak susah untuk bentuk V, mungkin bentuknya huruf U, kalau bentuk huruf U artinya setiap perusahaan harus siap untuk proses pemulihan agak panjang," kata Chatib dalam seminar nasional daring AFPI, Kamis (3/9).

Sehingga jika pemulihan itu terbukti U shape maka para pelaku UMKM dan usaha besar harus bisa bertahan, hingga perekonomian Indonesia pulih di masa mendatang. "Namun yang jadi masalah adalah kalau proses pemulihannya agak panjang, apakah akan survive atau tidak tergantung napasnya cukup atau tidak," ujarnya.

Menurut Mantan Menteri Keuangan periode 2013-2014, napas yang dimaksud adalah kemampuan bertahan di situasi krisis dampak pandemi covid-19. Kata Chatib napas yang cukup itu bisa didorong oleh akses keuangan yang dimiliki si pelaku usaha.

"Katakanlah UKM kalau punya tabungan terbatas sementara pemulihannya memakan waktu Panjang, napasnya tidak cukup namun sebelum pulih sudah keburu tutup. Artinya yang mereka butuhkan adalah relaksasi dari kredit dana, karena kalau panjang recovery nya baru bisa kembali normal itu dia akan mengalami kesulitan membayar kreditnya," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Fintech...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini