Pemerintah Target 81 Juta Generasi Milenial Nikmati Program Satu Juta Rumah

Jumat, 19 April 2019 14:00 Reporter : Dwi Aditya Putra
Pemerintah Target 81 Juta Generasi Milenial Nikmati Program Satu Juta Rumah Perumahan untuk Generasi Milenial. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong generasi milenial agar memiliki tempat tinggal laik huni. Salah satunya melalui program pembangunan satu juta rumah.

Sekretaris Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Dadang Rukmana, menyatakan pihaknya akan terus mendorong generasi milenial untuk dapat memiliki rumah yang berkondisi laik huni. Pihaknya juga menargetkan program satu juta rumah yang menyasar generasi milenial akan mencapai angka lebih dari 81 juta jiwa di masa mendatang.

Berbagai pilihan tempat tinggal seperti rumah tapak maupun rumah susun serta bantuan KPR bersubsidi yang dinilai dapat membantu generasi milenial dalam menentukan rumah yang mereka inginkan.

"Kementerian PUPR memiliki berbagai program perumahan bagi para generasi milenial yang memiliki karakteristik beragam. Salah satunya adalah hunian bagi para generasi milenial," kata Dadang seperti dikutip Antara, Jumat (19/4).

Menurut dia, adanya sinergi antara Kementerian PUPR dengan Kementerian BUMN dalam mewujudkan Transit Oriented Development (TOD) membuat generasi muda memiliki pilihan tempat tinggal yang layak.

Sebagaimana diketahui, keberadaan tempat tinggal berkonsep TOD yang dekat dengan moda transportasi seperti KRL akan semakin mempermudah mobilitas para generasi milenial dalam beraktivitas.

Sebelumnya, Kementerian PUPR dikabarkan bakal menggodok penyediaan hunian bagi generasi milenial atau generasi Y yang lahir pada 1980-1990, atau pada awal 2000.

"Ini akan digodok. Tapi ASN (perumahan untuk aparatur sipil negara) dulu, baru setelah itu kami godok yang milenial," kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid dalam jumpa pers beberapa waktu lalu.

Khalawi menyebutkan mengingat jumlah milenial yang besar yakni mencapai 80 juta orang di Indonesia, maka diakuinya kebutuhan perumahan untuk generasi tersebut sangat mendesak.

Dia mengatakan sebagai tahap awal, pemerintah akan melakukan klasterisasi terhadap generasi milenial. Menurut dia, generasi milenial terbagi menjadi beberapa kelompok mulai dari yang baru lulus atau bekerja hingga yang telah berkeluarga. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini