Pemerintah survei 22.060 m2 terumbu karang Raja Ampat yang rusak
Merdeka.com - Deputi Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Kemaritiman, Arif Havas Oegroseno, menyatakan bahwa pemerintah dan perusahaan asuransi telah menyepakati luas wilayah survei kerusakan terumbu karang Raja Ampat sebesar 22.060 meter persegi.
Survei kerusakan dilakukan usai kapal pesiar MV Caledonian Sky kandas pada 4 Maret lalu dan menyebabkan kerusakan terumbu karang di jantung destinasi wisata Raja Ampat, Papua Barat.
"Menyepakati luas wilayah survei adalah 22.060 meter persegi. Luas ini rata-rata kedalamannya 3-6 meter. Sistem survei menggunakan fotografi, difoto tiap meter," ujarnya saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Senin (20/3).
Pemerintah dari pihak Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup serta Kementerian Kelautan dan Perikanan tengah melakukan kajian aspek pidana dan perdatanya. Diperkirakan survei akan berlangsung hingga Kamis mendatang.
"Wilayah survei dibagi 9 titik, sampai kini baru 7 titik. Setelah selesai, kita akan verifikasi luas wilayah kerusakan," tuturnya.
Sebelumnya, MV Caledonian Sky ke kawasan Raja Ampat, Papua Barat membawa petaka. Kapal berbendera Bahama yang dinahkodai Kapten Keith Michael Taylor mengangkut 102 turis dan 79 ABK menabrak terumbu karang dan merusak ekosistem bawah laut di kawasan wisata tersebut.
Kandasnya kapal Caledonian Sky menimbulkan kerusakan terumbu karang yang luar biasa. Investigasi awal yang dilakukan pemerintah setempat menunjukkan, terumbu karang yang rusak luasnya bisa lebih dari 1.600 m2. Parahnya, terumbu karang yang dirusak oleh kapten kapal MV Caledonian Sky itu berada tepat di jantung Raja Ampat, pusat keanekaragaman hayati laut.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya