Pemerintah ingatkan potensi serangan virus pada nila dan mujair

Senin, 3 Juli 2017 17:20 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Pemerintah ingatkan potensi serangan virus pada nila dan mujair menjala ikan mujair di setu sasak. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengingatkan para pembudidaya ikan untuk meningkatkan kewaspadaan akan penyakit 'tilapia lake virus' yang mengancam ikan jenis nila dan mujair. Baik hasil budi daya maupun perairan umum.

"KKP terus memonitor dan mencermati perkembangan penyebaran penyakit Tilapia Lake Virus yang sudah mulai mendekat ke Indonesia. Berbagai langkah pencegahan telah dilakukan oleh pemerintah," kata Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP Slamet Soebjakto, seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Senin (3/7).

Menurut dia, pada saat ini cukup banyak negara yang sudah terjangkit yaitu Israel, Ekuador, Mesir dan Kolombia. Sedangkan di kawasan Asia Tenggara, lanjutnya, negara yang dilaporkan sudah terjangkit oleh penyakit ikan tersebut adalah Thailand.

"Dengan peringatan ini diharapkan penyakit 'TiLV' dapat dicegah masuk ke Indonesia," ucap Slamet.

Slamet menjelaskan bahwa langkah-langkah yang diambil antara lain melakukan pengetatan terhadap impor induk, calon induk maupun benih ikan yang rentan terkena penyakit tersebut dari luar negeri khususnya dari negara-negara yang sudah terjangkit penyakit itu.

Kemudian, dia juga mengingatkan dan terus mendorong para pembudidaya agar menerapkan prinsip-prinsip cara pembenihan maupun cara budi daya ikan yang baik dengan disiplin dan ketat.

Selanjutnya, Slamet meminta seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup DJPB dan Dinas Perikanan Provinsi/Kabupaten/Kota melakukan surveilan serta monitoring penyakit tersebut.

Terakhir, Dirjen Perikanan Budidaya KKP menghendaki untuk sementara tidak melakukan kegiatan penebaran benih ikan yang dapat terjangkit penyakit Tilapia di perairan umum.

"Penyakit Tilapia Lake Virus pertama kali dilaporkan menyerang ikan jenis Tilapia yang ada di danau Kinneret dan ikan budi daya di Israel pada tahun 2009. Beberapa tahun kemudian dilaporakan ikan Tilapia di Ekuador juga mengalami kematian massal dan diketahui bahwa ikan-ikan tersebut juga telah terjangkit penyakit Tilapia Lake Virus," paparnya. [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini