Pemerintah Ciptakan Aplikasi Haji dan Umrah Tekan Korban Penipuan Agen Travel
Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan pemerintah telah menciptakan aplikasi layanan haji dan umrah. Aplikasi ini diharapkan dapat menekan jumlah korban penipuan oleh agen perjalanan (travel).
"Pemerintah tengah membangun layanan digital untuk antisipasi masalah tersebut, sehingga konsumen bisa pilih travel terpercaya dan punya rating terbaik dari masyarakat. Kementerian agama juga sudah buat aplikasi referensi khusus untuk cari biro travel haji dan umrah," ujarnya di Jakarta, Rabu (6/3).
Selain itu, pemerintah telah membentuk satuan tugas pencegahan praktik agen travel nakal. "Tindak lanjutnya dengan pembentukan satuan tugas pencegahan dan penyelenggaraan ibadah umrah."
Menko Darmin melanjutkan maraknya penipuan agen travel karena kurangnya pengawasan standard biaya haji dan umrah. Sehingga banyak jemaah yang tergoda dengan biaya yang murah. "Travel yang bermasalah biasanya menggunakan sistem MLM dengan harga yang ditetapkan tidak wajar dibandingkan refensi rata-rata tarif provider di pasar. Selain itu, traveler juga biasanya tak punya izin resmi dari Kemenag atau tidak punya kantor cabang berizin," tegas Menko Darmin.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya