Pemerintah berencana beri tambahan subsidi listrik Rp 5 triliun

Senin, 5 Maret 2018 22:09 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Pemerintah berencana beri tambahan subsidi listrik Rp 5 triliun PLN di Papua Barat. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengatakan pemerintah berencana menambah besaran dana subsidi listrik sekitar Rp 5 triliun. Hal ini untuk keperluan penambahan pelanggan baru di daerah yang belum terlistriki dan kurang mampu.

"Tambah (subsidi), tapi untuk ekspansi listrik desa. Ini setiap pertambahan pelanggan 450 VA dan 900 VA yang dianggap belum mampu tetap disubsidi pemerintah. Tetap ada," ungkapnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/3).

"Bisa nambah 1 juta pelanggan setahun yang 450 VA kalau ekspansi daerah-daerah belum ada listrik," lanjut dia.

Meskipun demikian, mantan menteri perhubungan ini menegaskan pemerintah tidak akan menambah subsidi yang disebabkan oleh naiknya harga batu bara. "Tidak akan menambah subsidi karena harga batu bara naik karena diatur harga batu bara. Pengaturan harga batu bara untuk kelistrikan yang dapat mempertahankan tarif listrik harga saat ini sampai akhir 2019 dan tidak akan buat PLN sampai merugi yang luar biasa," kata dia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andi Noorsaman Sommeng, mengatakan besaran subsidi untuk penambahan pelanggan baru sekitar Rp 4 triliun hingga Rp 5 triliun.

"Tergantung daripada pertumbuhan pelanggan. Prognosis kita kurang lebih Rp 4 triliun sampai Rp 5 triliun," tandasnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini