Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pembelaan Batik Air jadi maskapai paling tidak aman sejagat

Pembelaan Batik Air jadi maskapai paling tidak aman sejagat Batik Airlines. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Maskapai penerbangan, Batik Air dinobatkan jadi maskapai paling tidak aman sejagat di 2016 ini. Hasil survei situs pemeringkat keamanan maskapai, AirlineRatings.com menyebut, penilaian dilakukan dengan memeriksa badan penerbangan pemerintah tiap negara serta asosiasi yang memimpin.

Menanggapi hasil survei, Direktur Utama Lion Air (induk usaha Batik Air), Edward Sirait mempertanyakan balik tingkat keabsahan survei.

"Sekarang perlu dijaga kredibilitas valid tidak. Sekarang bikin dotcom gampang itu, makanya saya tidak terlalu berkomentar, yang jelas siapa dianya berharap nanya dulu lembaga yang seperti apa," ujar Edward kepada wartawan, Jakarta, Kamis (7/1).

Selain memiliki tingkat kepercayaan publik, Edward juga mempertanyakan apakah situs online tersebut juga memiliki latar belakang yang jelas.

"Register harus ada dasarnya, supaya fair dan independen," jelas dia.

Bahkan dirinya mengklaim bahwa maskapai miliki Rusdi Kirana ini memiliki tingkat ketepatan waktu penerbangan (OTP) yang paling bagus diantara maskapai penerbangan lainnya. "OTP paling bagus Batik Air di atas 95 persen," ungkapnya.

Sebelumnya, situs pemeringkat keamanan maskapai,AirlineRatings.com mengeluarkan data survei terbaru soal maskapai paling tidak aman atau terburuk dunia di 2016 ini. Survei ini dilakukan dengan memeriksa badan penerbangan pemerintah tiap negara serta asosiasi yang memimpin.

Dikutip dari media independent.co.uk, maskapai Batik Air di Indonesia dinobatkan sebagai maskapai paling tidak amat sejagat di 2016. Sedangkan diperingkat kedua paling tidak aman adalah maskapai Bluewing Airlines dari Suriname.

Parameter penilaian adalah jika maskapai mengalami kecelakaan yang mengakibatkan penumpang dan/atau kru meninggal dunia, maka rating keamanannya akan berkurang.

Hasil survei 2016 ini juga berdasar catatan kecelakaan fatal tiap maskapai. Selain itu, penentuan peringkat paling berbahaya juga berdasar sejarah operasional, catatan kejadian serta keunggulan operasional.

Situs ini melakukan survei kemananan di 407 penerbangan. Mereka juga memberi bintang tujuh untuk maskapai paling aman, dan terdapat 148 maskapai yang memperoleh nilai atas. Sementara, hampir 50 maskapai mendapat tiga bintang atau kurang.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP