Pembayaran Transportasi Umum Diharapkan Bisa Terintegrasi Lewat Elektronifikasi

Selasa, 28 Mei 2019 21:51 Reporter : Siti Nur Azzura
Pembayaran Transportasi Umum Diharapkan Bisa Terintegrasi Lewat Elektronifikasi Rakor Pemerintah dengan Bank Indonesia. ©2019 Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap agar alat pembayaran transportasi dapat terintegrasi pada satu sistem guna mendukung elektronifikasi (sistem pembayaran secara elektronik) di sektor transportasi.

Salah satu contohnya, agar kartu pembayaran angkutan massal perkotaan seperti Trans Jakarta, Commuter Line, MRT Jakarta, Railink (Kereta Bandara), serta LRT Jakarta yang semula memiliki kartu akses sendiri-sendiri dapat terintegrasi menjadi hanya satu kartu.

"Hari ini kita duduk bersama membuat suatu elektronifikasi. Kami hargai, dan ini memang pasti membantu. Apalagi kalau kita berhasil melakukan integrasi. Karena menyulitkan apabila seseorang dalam keseharian memiliki sejumlah kartu untuk masing-masing moda. Diharapkan ini dapat terintegrasi menjadi satu," kata Budi melalui keterangan resminya, Selasa (28/5).

Dia menjelaskan, Kementerian Perhubungan saat ini sudah melakukan beberapa transformasi online dengan meluncurkan aplikasi layanan e-Planning, e-Performance, e-Tarif, e-Advokasi, e-Monitoring dan Reporting, e-PSN, Eaisy, SIUAU, serta Angkutan Udara Online.

Selain alat pembayaran, Kementerian Perhubungan juga sudah melakukan elektronifikasi pada sistem perijinan melalui Online Single Submission (OSS) yang berhasil menyederhanakan total 197 izin menjadi 21 izin pada sektor perhubungan laut, udara, darat, dan perkeretaapian.

"Kami sendiri memiliki 2 fungsi sebagai regulator, yaitu perijinan dan perencanaan, dan sebagainya. Dari perijinan sebenarnya kita sudah melakukan upaya-upaya yang signifikan dari regulasi melalui OSS. Izin jadi bisa disederhanakan dari 197 perijinan menjadi 21 saja," imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan kesiapannya untuk mendukung Kementerian Perhubungan untuk melakukan integrasi pada pembayaran di moda transportasi baik di darat, laut, maupun udara.

"Kita telah mendengar sejumlah rencana untuk mengintegrasikan sejumlah moda dan alat pembayaran di moda transportasi termasuk juga menyambungkan dengan program elektronik atau IT di Kemenhub yang masih berdiri sendiri-sendiri. Kami akan dukung termasuk integrasi pembayarannya nanti yang sekarang ini ada di darat, udara maupun laut, kami akan membantu perluasan elektronifikasi pembayaran di moda-moda transportasi," tutupnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini