Pabrik Vape Bakal Dibangun di Bandung, Investasi Awal USD 10 Juta

Jumat, 22 Maret 2019 17:43 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Pabrik Vape Bakal Dibangun di Bandung, Investasi Awal USD 10 Juta Vape China Expo. ©AFP PHOTO/CHINA OUT

Merdeka.com - CEO NCIG International, Shariffuddin Bujang berkomitmen untuk melakukan pembangunan pabrik POD rokok elektrik di Indonesia. Menurut dia, investasi pabrik yang akan dibangun di daerah Bandung tersebut akan dilakukan dalam beberapa fase. Tahap pertama, pihaknya akan berinvestasi USD 10 juta.

"Kita akan jangkarkan kilang pertama NSIG di Indonesia. Investasi pertama USD 10 juta," kata dia dalam acara Peluncuran Rokok Elektrik Bernama 'NCIG' oleh Nasty dan Hex', di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (22/3).

Menurut dia, kapasitas produksi pabrik tersebut akan mencapai 10 juta POD per bulan. Pabrik ini bakal menyuplai kebutuhan lokal maupun ekspor. "Kalau siap akan fokus untuk lokal dan ekspor. Kami bergabung 3 negara, Malaysia, Indonesia, dan China untuk masuk ke Asia," ungkapnya.

Sementara CEO NCIG Indonesia, Roy Lefrans mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk berkontribusi bagi perekonomian Indonesia.

"Sejak ini (rokok elektrik) dilegalkan kita mendapatkan kepastian dari pemerintah. Kita melihat antusias teman-teman bertambah. Karena mendapatkan kepastian hukum," ujarnya.

Beberapa industri kreatif dapat tumbuh bersamaan dengan industri rokok elektrik ini. Sebagai contoh, dia menyebut industri merchandise maupun kaos juga ikut hadir di berbagai toko vape yang ada.

"Kami hanya ingin mencoba memberikan kontribusi. Bukan cuma sektor ekonomi dari industri kreatif. Industri vape menciptakan industri baru di sekitarnya," ujarnya.

"Semua orang berpotensi untuk menjadi enterpreneuer. Nah, ini harus menjadi kunci utama, harus lebih disupport lagi. Industri ini berkembang bukan hanya disitu saja," tandasnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini