Operasi Pasar Bulog Salurkan 225.000 Ton Beras Sepanjang Ramadan 2019

Selasa, 4 Juni 2019 12:57 Reporter : Anggun P. Situmorang
Operasi Pasar Bulog Salurkan 225.000 Ton Beras Sepanjang Ramadan 2019 Beras Bulog. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), Budi Waseso, mengatakan pihaknya terus menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga pangan di Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri 2019 dengan melakukan kegiatan Pasar Murah (Pasmur) dan Operasi Pasar Cadangan Beras Pemerintah (OP CBP) di seluruh wilayah Indonesia.

Kegiatan Pasar Murah dan Operasi Pasar CBP ini telah menggelontorkan 225.000 ton beras medium dengan rata-rata per hari mencapai 1.000 - 2.000 ton beras. Target OP CBP sebesar 15.000 ton per hari diharapkan dapat dicapai saat musim paceklik yang diperkirakan harga beras akan meninggi.

Dari pantauan internal Bulog, Buwas mengatakan, pada Ramadan tahun ini harga beras cenderung stabil, dengan harga rata-rata di Mei 2019 sebesar Rp 11.494 per Kilogram (Kg) dan diperkirakan harga di Juni 2019 sebesar Rp 11.491 per Kg.

"Keberhasilan menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga beras medium di setiap daerah akan tercipta bila dilakukan secara bersama dengan dukungan seluruh pihak, terutama dari Pemerintah Daerah, Dinas terkait, Satgas Pangan dan para pelaku pasar," ujar Buwas melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Jakarta, Selasa (4/6).

Dalam pelaksanaan Kegiatan Pasmur dan OP ini, BULOG menyediakan berbagai produk pangan seperti Gula Pasir, Minyak Goreng, Tepung Terigu, dan Daging Beku. Ketersediaan stok pangan tersebut dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bulan Ramadan dan Idulfitri, sehingga tidak perlu ada kekhawatiran akan gejolak harga pangan untuk produk dimaksud.

"Permintaan akan kebutuhan produk pangan yang dikuasai BULOG cukup tinggi, khususnya Daging Beku, 11.000 ton daging beku telah terjual selama Ramadan ini. Masyarakat mulai menyukai daging beku ini karena selain murah, dan empuk, proteinnya lebih banyak dari daging sapi. Secara keseluruhan, stok produk bulog dalam kondisi aman, tidak perlu ada kekhawatiran dari masyarakat," jelasnya.

Stok beras BULOG secara nasional lebih dari 2,2 juta ton, gudang-gudang Bulog di seluruh Indonesia siap menyalurkan stok tersebut bila sewaktu-waktu dibutuhkan pemerintah baik untuk bencana alam maupun untuk Operasi Pasar CBP guna stabilisasi harga, juga menjaga stok dalam rangka HBKN (Hari Besar dan Keagamaan Nasional) di Puasa Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2019.

"Dengan stok yang cukup besar, artinya Bulog siap menjaga 3 pilar ketahanan pangan Nasional yakni Pilar Ketersediaan, Keterjangkauan, dan Stabilisasi," tandasnya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini