OJK: Aset Industri Asuransi Jiwa Sentuh Rp550 Triliun per Februari 2021

Rabu, 21 April 2021 12:30 Reporter : Merdeka
OJK: Aset Industri Asuransi Jiwa Sentuh Rp550 Triliun per Februari 2021 asuransi. ©2020 Merdeka.com/ asuransi

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan perkembangan industri asuransi per Februari 2021. Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2A OJK Ahmad Nasrullah mengatakan, di tengah pandemi, aset industri asuransi jiwa mencapai angka Rp 550 triliun.

Aset industri asuransi umum juga tercatat tumbuh mencapai Rp 207 triliun, asuransi wajib Rp 136,28 triliun dan BPJS Kesehatan Rp 45,18 triliun.

"Di tengah kondisi yang masih berupaya bangkit dari pandemi, sektor asuransi termasuk kena dampak tapi kalau bicara aset, masih naik meski tidak sebesar tahun sebelumnya," ujar Ahmad dalam media briefing OJK, Rabu (21/4).

Selain itu, pendapatan premi asuransi juga mencapai peningkatan yang cukup baik. Untuk asuransi jiwa, pendapatan preminya mencapai Rp 34,61 triliun. Kemudian, asuransi umum dan reasuransi Rp 18,59 triliun, asuransi wajib Rp 1,87 triliun dan BPJS Kesehatan Rp 22,32 triliun.

Sementara untuk portofolio investasi asuransi komersial asetnya mencapai Rp 761,46 triliun, terdiri dari deposito (termasuk sertifikat deposito) Rp 61,6 triliun, saham Rp 153,14 triliun, SBN Rp 97,97 triliun, reksadana (termasuk REPO) Rp 188,43 triliun, obligasi dan sukuk (termasuk MTN) Rp 46,74 triliun serta lainnya Rp 42,81 triliun.

Untuk portofolio investasi asuransi wajib dan BPJS Kesehatan asetnya mencapai Rp 181,4 triliun, terdiri dari deposito Rp 21,61 triliun, saham Rp 12,12 triliun, SBN Rp 36,15 triliun, reksadana (termasuk REPO) Rp 26,75 triliun, obligasi dan sukuk (termasuk MTN) Rp 34,96 triliun, dan lainnya Rp 7,98 triliun.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini