Nilai Tukar Rupiah Kembali Terkapar Dipicu Pernyataan Donald Trump Sudutkan China

Rabu, 13 November 2019 16:52 Reporter : Merdeka
Nilai Tukar Rupiah Kembali Terkapar Dipicu Pernyataan Donald Trump Sudutkan China Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah ditutup melemah 0,18 persen atau sebesar 25 poin ke level Rp14.070 di pasar spot pada sore hari ini.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai, pelemahan Rupiah dipicu pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyudutkan China di Economic Club of New York semalam (12/11).

Trump menyebut tidak ada yang lebih banyak memanipulasi atau memanfaatkan Amerika Serikat sejak masuknya China ke Organisasi Perdagangan Dunia pada tahun 2001.

Dari regional, Ibrahim menilai masih memanasnya aksi unjuk rasa di Hong Kong kian menekan Rupiah pada hari ini. Beberapa jaringan transportasi, sekolah, dan banyak bisnis tutup pekan ini di Hong Kong di tengah meningkatnya kekerasan.

Sedangkan dari dalam negeri, Pemerintah dan Bank Indonesia menurutnya sudah melakukan berbagai cara untuk mengembalikan perekonomian yang sempat meredup akibat gejolak global, baik itu melalui strategi bauran, reformasi birokrasi, reformasi keuangan, penurunan suku bunga acuan maupun intervensi secara langsung di pasar valas dan obligasi dalam perdagangan DNDF.

"Namun strategi tersebut belum bisa membawa indonesia untuk mempertahankan target PDB di 5,1 persen di tahun 2019," ungkap dia kepada Liputan6.com, Rabu (13/11).

1 dari 1 halaman

Strategi Baru

Kendati begitu, ada strategi terbaru yang kemungkinan akan diterapkan oleh pemerintah tentang perkembangan ekonomi syariah.

Itu seperti bertumpu pada pengembangan di lini pesantren, UMKM, industri pariwisata, industri halal dan lain-lain yang akan menggapai seluruh lapisan masyarakat di berbagai daerah yang belum memiliki akses terhadap produk dan jasa keuangan.

"Dan strategi ini akan meningkatkan inklusi keuangan dalam negeri di tengah melambatnya ekonomi global akibat perang dagang dan Brexit yang sampai saat ini belum ada kepastian," jelas Ibrahim.

Akan tetapi, pihaknya masih menilai bahwa Rupiah tetap berpotensi melemah hingga pada perdagangan besok 14 November 2019.

"Kemungkinan masih akan melemah disebabkan data eksternal yang masih negatif buat Rupiah. Range besok di level Rp14.050 - Rp14.110," tegas dia. [idr]

Baca juga:
Rupiah Dibuka Melemah Jelang Akhir Pekan ke Posisi Rp14.009 per USD
Rupiah Kembali Bergerak Melemah ke Level 14.043 per USD
Rupiah Pagi ini Dibuka Menguat ke Posisi Rp13.990 per USD
Rupiah Kembali Melemah ke Level Rp14.029 per USD
Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis ke Rp 14.001 per USD
BI Prediksi Rupiah Akan Terus Menguat di Tengah Gejolak Global, ini Sebabnya

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini