Nasib Pilu Bisnis Perbaikan Ponsel 'Drive Thru'

Sabtu, 17 Juli 2021 13:30 Reporter : Merdeka
Nasib Pilu Bisnis Perbaikan Ponsel 'Drive Thru' Menggunakan ponsel ketika berjalan kaki. © Inhell9.veritise.com

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 telah mengganggu tiap sendi kehidupan. Termasuk bisnis perbaikan ponsel. Bayu (28) salah satu korbannya.

Kios ponsel yang didirikan Bayu sejak 2018 lalu di PGC Cililitan, Jakarta Timur ini kini terpaksa tutup akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kini Bayu harus menawarkan jasanya itu kepinggir jalan.

Bayu sempat mempunyai 2 karyawan. Namun, terpaksa diPHK karena sudah tak mampu bayar gaji mereka. "Sekarang saya sendiri yang menangani pelanggan," ujar Bayu kepada merdeka.com di Jakarta, Sabtu (17/7).

Dia mengakui, pandemi bukaan rintangan pertama yang dialami bisnisnya. Mulai dari kios sepi akibat banyaknya saingan, komentar buruk pelanggan, sampai tidak ada satupun pelanggan dalam satu hari sudah pernah dialami.

"Saat masih buka kios di dalam juga banyak rintangan kok," kata Bayu.

Namun, PPKM kali ini membuat Bayu harus mengubah total strategi agar bisnisnya tetap bisa menghasilkan untuk keluarga. Bayu dan pemilik kios lain akhirnya memutuskan untuk buka jasa service di pinggir jalan depan PGC Cililitan.

Bermodalkan sterofoam bertuliskan 'Service HP Bisa Ditunggu' dia berharap ada pelanggan yang memakai jasanya. Namun, memang minimnya mobilitas masyarakat membuat usaha 'drive thru'-nya belum membuahkan hasil signifikan.

Baca Selanjutnya: Penghasilan Bisa Hanya Rp 50000...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini