Mobilitas Masyarakat Capai Rekor Tertinggi di Kuartal I-2022

Jumat, 13 Mei 2022 14:30 Reporter : Anisyah Al Faqir
Mobilitas Masyarakat Capai Rekor Tertinggi di Kuartal I-2022 Arus mudik di Stasiun Gambir. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu mencatat bahwa mobilitas masyarakat telah meningkat selama kuartal I-2022. Per 5 Mei 2022, tingkat mobilitas masyarakat mencapai rekor tertinggi yakni 15,4 persen. Jauh lebih tinggi dari kuartal I-2021 yakni 7,1 persen.

"Di kuartal I-2022 ini mobilitas sudah cukup tinggi dibandingkan tahun lalu yang masih di teritori negatif," kata Febrio dalam Taklimat Media, Tanya BKF: Mengoptimalkan Sumber Pertumbuhan Ekonomi ke Depan, Jakarta, Jumat (13/5).

Menariknya, kata Febrio adanya libur Lebaran di bulan Mei mampu meningkatkan mobilitas masyarakat seiring dengan pelonggaran protokol kesehatan. Hal ini membuat aktivitas masyarakat di tempat rekreasi mengalami peningkatan, baik di taman nasional, pantai umum, dermaga, taman hewan, lapangan terbuka hingga taman umum.

"Aktivitas masyarakat buat rekreasi ini meningkat tajam," kata dia.

2 dari 2 halaman

Sektor Pariwisata Alami Perbaikan

Akibatnya sektor-sektor seperti pariwisata, makanan-minuman, hingga transportasi atau akomodasi mengalami perbaikan. Meski belum kembali ke level pra pandemi, namun Ramadan dan libur Lebaran menjadi momen pengungkit sektor-sektor tersebut.

"Kita harapkan aktivitas Lebaran dan Ramadan ini bisa bawa sektor pariwisata ke masa pra pandeminya," kata Febrio.

Selain itu, saat ini aktivitas di tempat kerja juga mengalami penurunan. Meski begitu hal ini tetap dianggap positif karena masyarakat melakukan aktivitas di luar. Dia berharap peningkatan mobilitas masyarakat ini bisa terus berlanjut hingga akhir tahun.

"Sekarang mobilitas ini di atas 15 persen, lebih tinggi dari keadaan pra pandemi dan semoga ini bisa lebih tinggi lagi di kuartal selanjutnya," harapnya.

Baca juga:
Belum Vaksin Covid-19, Puluhan Wisatawan Dilarang Masuk Lawang Sewu
Cocok untuk Liburan, Kawah Papandayan Tawarkan Panorama Sisa Letusan Masa Silam
Perputaran Uang di Pangandaran Selama Libur Lebaran Diperkirakan Capai Rp600 Miliar
Wisata Gunung Salak yang Wajib Diketahui, Unik dan Instagramable
Kunjungan Wisatawan Domestik ke Bali Turun 10 Persen Setiap Hari Setelah Lebaran

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini