Misbakhun: Petani tembakau harus dapat perlindungan

Rabu, 1 Maret 2017 21:08 Reporter : Idris Rusadi Putra
Misbakhun: Petani tembakau harus dapat perlindungan Mukhamad Misbakhun. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Ratusan petani tembakau menghadiri acara serap aspirasi petani tembakau yang digelar oleh anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun dalam rangka reses persidangan III tahun sidang 2016-2017 di RM. Paiton Permai, Desa Joharan, Kecamatan Paiton, Probolinggo, Rabu (1/3).

Dalam acara ini, Misbakhun menegaskan bahwa petani tembakau harus dilindungi. Jika alasan kesehatan yang dihembuskan oleh pihak luar (kelompok anti tembakau), tentu banyak hal yang akan terkena efeknya.

Dikatakan Misbakhun, petani tembakau adalah profesi yang halal dan turun temurun. Perlindungan kepada setiap warga negara sudah diatur dalam UUD.

"Inilah yang kita perjuangkan, bahwa petani tembakau harus mendapat perlindungan. Kita menentang Indonesia meratifikasi perjanjian internasional itu sebelum ada UU yang melindungi petani," ujar Misbakhun dalam keterangannya.

Misbakhun menjelaskan, jika petani tembakau ini tidak diatur, atau mengikuti perjanjian asing, salah satunya Framework Convention on Tobacco Control (FCTC), maka petani tembakau akan tersisih. Dan pada akhirnya, petani tembakau akan beralih jadi petani tomat, petani lombok dan lainnya.

Misbakhun yang juga anggota Komisi XI DPR ini menjelaskan kontribusi sektor tembakau bagi penerimaan negara mencapai ratusan triliun rupiah. Semua, dari hulu sampai hilir mendapat keuntungan dari pertembakauan.

"Kita ingin di aturan UU Pertembakauan, semua produk rokok harus menggunakan produk Indonesia. Jangan sampai tembakau petani tak terserap," kata Misbakhun.

Di aturan itu, lanjut Misbakhun, ada lembaga di daerah penghasil tembakau yang menetapkan harga yang sama-sama menguntungkan petani dan pabrikan.

"RUU itu nantinya akan menjadi solusi. Petani, buruh, pabrikan, negara akan hidup," katanya.

Acara ini sendiri dihadiri oleh Hami Setiawan mewakili pabrik HM Sampoerna, Agung Suryanto mewakili Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI), dan Amin Subarkah mewakili Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jawa Timur. [sau]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini