Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Susi: Presiden marah masalah cantrang belum selesai

Menteri Susi: Presiden marah masalah cantrang belum selesai Menteri Susi Pudjiastuti. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan Presiden Joko Widodo marah karena persoalan larangan penggunaan cantrang untuk menangkap ikan masih belum usai.

"Presiden hari ini sangat marah karena sampai hari ini kita masih ngomong cantrang terus, tidak move on," ujar Susi, di kantornya, Jakarta, Kamis (4/5).

Susi menyayangkan, adanya isu politisasi yang menyebabkan kebijakan tersebut tidak berjalan mulus. Sesuai permintaan Presiden Jokowi, katanya, kebijakan larangan penggunaan cantrang tersebut dimoratorium hingga akhir tahun ini.

"Pak Presiden itu tahu betul untuk kemaslahatan bangsa menyadari bahwa persoalan banyak kita tunda (kebijakan larangan)," jelasnya.

Meski begitu, Susi berharap tahun ini merupakan tahun terakhir polemik larangan penggunan cantrang. "2017 ini, saya harap yang terakhir. Kalau tidak nanti dari 2019, 2017 masih begini sampai taun 2100 masih gini, masih untung kalau ikannya masih ada," tegas Susi.

"Kita ingin membuat Indonesia seperti dulu lagi, ikan banyak nelayan enggak usah jauh-jauh kan kemudian ikan terus menerus ada tidak habis satu generasi," lanjut Susi.

Tenggat waktu hingga penggunaan cantrang diperbolehkan sampai Desember tahun ini, KKP akan mengebut penggantian cantrang nelayan. Saat ini, sudah ada sekitar 14.000 unit kapal cantrang yang sudah terdata dan akan segera diganti alat tangkapnya.

Untuk nelayan yang memiliki kapal di bawah 10 GT, penggantian alat tangkap tersebut akan digratiskan, yaitu mengganti cantrang dengan jaring gillnet. Sementara itu, untuk kapal yang berukuran besar akan difasilitasi dengan kredit dari bank.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP