Menteri Sri Mulyani Cita-Cita Ciptakan Sistem Pajak 'Zero Complaint'

Sabtu, 16 November 2019 12:30 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Menteri Sri Mulyani Cita-Cita Ciptakan Sistem Pajak 'Zero Complaint' Menkeu Sri Mulyani. ©Foto Humas Kemenko Perekonomian

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan, reformasi sistem perpajakan mesti dilakukan dalam berbagai aspek. Reformasi pajak, menurut dia, bukan hanya sekedar perbaikan sistem IT.

Selain perbaikan dari sisi data dan informasi terkait wajib pajak (WP), pola penanganan DJP juga harus memiliki standar.

"Kita ingin membuat pendekatan yang kredibel, reliable, dan predictable, sehingga orang susah mengatakan bahwa saya diperlakukan tidak adil dan semena-mena," ungkap dia, di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Jakarta, Jumat (15/11) malam.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan, saat ini terdapat 40.000 petugas pajak dan 7.000 AR (Account Representative). "Yang masing-masing bisa memiliki variasi dalam menggunakan data dan berhadapan dengan wajib pajak," kata dia.

Tanpa adanya standar penanganan terhadap WP, maka bisa menimbulkan ketidakpastian dan perbedaan perlakuan kepada WP. Ujungnya WP bakal mempertanyakan kerja petugas pajak.

"Wajib pajak akan mulai saling ngomong, kenapa saya diperlakukan seperti itu, di sini kenapa saya seperti itu. Kenapa saya dizalimi. Itu semuanya jangankan 10 kasus, 1 kasus saja jadi headline," tegas dia.

Baca Selanjutnya: Per Oktober 2019 Penerimaan Pajak...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini