Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Rini Kesal Banyak Pihak Permasalahkan Utang BUMN

Menteri Rini Kesal Banyak Pihak Permasalahkan Utang BUMN Rini Soemarno. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku kesal ketika ada pihak yang mempermasalahkan utang perusahaan BUMN. Seperti diketahui, beberapa proyek dimodali dari utang.

Rini mengatakan, tidak ada masalah dengan berutang selama utang digunakan untuk memodali kegiatan produktif dan memperbesar perusahaan.

"Selama itu produktif selama utang kita tarik untuk membesarkan perusahaan, untuk pembangunan, kalkulasinya benar. Return of investmentnya benar nggak masalah soal utang,"‎ kata Rini, di saat melepas pekerja Wika mengerjakan proyek di luar negeri, di Kantor Wika, Jakarta, Minggu (9/12).

Rini mengaku kesal dengan pihak yang mempermasalahkan utang perusahaan BUMN, sebab uang yang diperoleh dari utang untuk mengerjakan proyek produktif dan pengembangan perusahaan.

"Saya rasa perlu ada pengertian bahwa BUMN itu. Sebentar-sebentar saya sudah paling kesal nih, kalau orang sudah permasalahkan mengenai utang BUMN, tuturnya.

Rini melanjutkan, perusahaan di seluruh dunia yang sedang melakukan pengembangan usaha pasti berutang, dengan begitu berutang‎ merupakan hal yang wajar. Namun menekankan, meski berutang harus tetap pada rasio yang benar.

"Terus terang saya belakangan ini ngenes dengernya. BUMN banyak utang. Lho apa masalahnya kita punya utang? Selama kita melakukannya dengan baik berutang dengan benar,bertanggung jawab dan betul-betul digunakan untuk hal yang produktif itu yang saya jaga," tandasnya.

Berikut daftar 10 BUMN dengan utang terbesar:

1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Utang: Rp 1.008 triliun

Aset: Rp 1.183 triliun

Ekuitas: Rp 175 triliun

Laba bersih: Rp 24 triliun

2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Utang: Rp 997 triliun

Aset: Rp 1.174 triliun

Ekuitas: Rp 176 triliun

Laba bersih: Rp 19 triliun

3. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

Utang: Rp 660 triliun

Aset: Rp 764 triliun

Ekuitas: Rp 104 triliun

Laba bersih: Rp 11 triliun

4. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)

Utang: Rp 543 triliun

Aset: Rp 1.386 triliun

Ekuitas: Rp 843 triliun

Laba bersih: Rugi Rp 18 triliun

5. PT Pertamina (Persero)

Utang: Rp 522 triliun

Aset: Rp 923 triliun

Ekuitas: Rp 400 triliun

Laba bersih: Rp 5 triliun

6. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Utang: Rp 249 triliun

Aset: Rp 272 triliun

Ekuitas: Rp 23 triliun

Laba bersih: Rp 2 triliun

7. PT Taspen (Persero)

Utang: Rp 222 triliun

Aset: Rp 231 triliun

Ekuitas: Rp 9 triliun

Laba bersih: Rp 0,1 triliun

8. PT Waskita Karya (Persero) Tbk

Utang: Rp 102 triliun

Aset: Rp 129 triliun

Ekuitas: Rp 27 triliun

Laba bersih: Rp 4 triliun

9. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk

Utang: Rp 99 triliun

Aset: Rp 205 triliun

Ekuitas: Rp 91 triliun

Laba bersih: Rp 14 triliun

10. PT Pupuk Indonesia (Persero)

Utang: Rp 76 triliun

Aset: Rp 140 triliun

Ekuitas: Rp 64 triliun

Laba bersih: Rp 2 triliun‎

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP