Menteri PANRB Syafruddin: Pemerintah Komitmen Bantu TKI Bermasalah di Dubai

Selasa, 12 Februari 2019 19:43 Reporter : Syakur Usman
Menteri PANRB Syafruddin: Pemerintah Komitmen Bantu TKI Bermasalah di Dubai Menteri PANRB bertemu TKW di Dubai. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menegaskan komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat Indonesia yang terkena masalah, termasuk para tenaga kerja wanita (TKW).

"Saya akan bicarakan permasalahan yang sedang dihadapi ini dengan kementerian dan lembaga terkait, agar segera dapat diselesaikan. Karena negara pasti hadir untuk membela dan memberikan dukungan setiap warga yang sedang bermasalah, termasuk para TKW di manapun berada," kata Syafruddin dalam keterangan resminya, Senin (11/2).

Syafruddin menyempatkan diri bertemu langsung dengan para tenaga kerja Indonesia, di sela-sela kunjungan kerja mengikuti kegiatan World Goverment Summit. Sekitar 100 TKW Indonesia yang bermasalah ditampung sementara di shelter Konsulat Jenderal RI Dubai, Uni Emirat Arab. Para TKW yang mengalami masalah keimigrasian itu kebanyakan berasal dari Jawa Barat dan Nusa Tenggara Barat.

Pada kesempatan tersebut, Syafruddin mengingatkan agar setiap TKW yang ingin bekerja di kawasan Timur Tengah melengkapi dokumen yang dibutuhkan sebelum berangkat.

"Kami akan bantu mencarikan solusi terkait masalah keimigrasian ini. Tapi tolong saudara-saudara juga melengkapi dokumen yang dibutuhkan sebelum pergi ke luar negeri. Jangan mudah termakan rayuan oknum majikan atau penyalur tenaga kerja yang nanti katanya bisa membantu," ujar mantan wakapolri ini.

Para TKW dapat bertanya kepada sesama rekan TKW yang telah sukses atau kepada aparat desa mengenai prosedur yang harus disiapkan dan dibutuhkan, jika ingin bekerja di luar negeri. Sehingga saat sampai di negara tujuan, para TKW dapat bekerja dengan aman, terhindar dari masalah.

Ridwan Hassan, Konjen RI untuk Dubai, mengatakan sekitar 125 ribu warga Indonesia yang tinggal di Dubai dengan berbagai profesi. Saat ini Konjen Dubai menampung TKW bermasalah sebanyak 100 orang termasuk dua balita.

"Mereka umumnya lari dari majikan atau over stay dan kini sedang tahap penyelesaian agar bisa kembali ke tanah air," ujar Ridwan. [sya]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini