Mensos Khofifah luncurkan e-Warong Disabilitas pertama di Indonesia
Merdeka.com - Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa meresmikan elektronik warung gotong royong (e-Warong) penyandang disabilitas di Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (3/12). Ini adalah kali pertama di Tanah Air adanya e-Warong Disabilitas.
Selain itu, Mensos juga meluncurkan kartu penyandang disabilitas yang kali pertama pula. "Hari ini adalah Hari Disabilitas Internasional, puncaknya akan kita lakukan siang ini di Alun-alun Jember, dan hari ini juga kita luncurkan kartu disabilitas. Ini adalah bagian mandat Undang Undang Nomor 8/2016, tentang penyandang disabilitas," kata Khofifah usai acara.
Menyukseskan program ini, pihak Kemensos juga akan berkoordinasi dengan pelbagai kementerian/lembaga secara terus menerus. "Karena di dalam Undang Undang Nomor 8/2016 tetang disabilitas, antar lain adalah pentingnya konsesi dalam kartu itu. Karena kartu ini menggunakan sistem e-Wallet," sambungnya.
Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini memberi contoh konsesi kartu disabilitas. Misalnya berapa diberikan Kementerian Perhubungan yang diikuti dinas perhubungan lokal, kemudian PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan penerbangan.
"Itu sudah cocok kah, memberikan konsesi berapa? Misalnya pendidikan juga begitu dan seterusnya. Tinggal memasukkan walletnya di sini (kartu). Secara sistem tinggal mengintegrasikan."
"Ini (kartu disabilitas) sama dengan KKS (kartu keluarga sejahtera), tetapi untuk penyandang disabilitas ada penandanya will chair. Will chair adalah penanda disabilitas internasional," lanjutnya lagi.
Masih kata Khofifah, e-Warong Disabilitas yang diluncurkan di Hari Disabilitas Internasional pada hari ini, juga bagian kongkret program pemerintah untuk perlindungan sosial dan ekonomi bagi penyandang disabilitas.
"E-Warong ini juga pertama kalinya, e-Warong yang dikelola penyandang disabilitas. Kita inisiasi bersama. Alhamdulillah Bupati Jember (Faidah) memberi suport yang luar biasa. Mudah-mudahan ini bisa diikuti bupati, wali kota daerah lainnya," harap Khofifah.
Sementara Bupati Jember, Faidah mengaku senang adanya e-Warong Disabilitas di daerahnya. Dia berharap program tersebut bisa lancar dan didukung masyarakatnya.
"Saya senang sekali hari ini ada peresmian e-Warong, saya bangga dengan adanya Program e-Warong ini, saya titip pada Pak Camat, e-Warong yang diresmikan Ibu Menteri di sini, supaya bisa berjalan lancar, didukung masyarakat sekitarnya, jangan sampai e-Warong kebanggaan kita ini tutup karena tidak mendapat perhatian kita di sini," ucap Faidah.
Selain penluncuran e-Warong Disabilitas, Mensos yang didampingi Bupati Jember, juga berkesempatan memberi bantuan secara simbolis kepada lima anak penyandang disabilitas yang masing-masing menerima uang tunai Rp 300 ribu.
Kemudian pemberian bantuan non-tunai tahap IV kepada lima orang, yang masing-masing menerima uang Rp 362.500 hingga Rp 600 ribu, sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima. Dan yang terakhir pemberian bantuan kepada 10 anak penyandang disabilitas berprestasi.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya